SILATURAHMI

0
116

Idulfitri 1443 H/ 2022 M kali ini, berbeda dengan Lebaran dua tahun sebelumnya. Tahun ini, sudah ada kelonggaran masyarakat untuk melakukan silaturahmi kepada keluarga, kerabat dan sanak saudara.

Sementara dua Lebaran sebelumnya, masyarakat nyaris tidak banyak bisa melakukan silaturahmi dengan leluasa, lantaran “musim pandemi” Covid – 19 “masih mewabah”, sehingga ada pengetatan aturan untuk mengantisipasi penyebarannya.

Tak pelak, situasi yang sudah jauh lebih baik dari dua kali Lebaran (Idulfitri) sebelumnya, tentu saja mesti direspons dengan penuh rasa syukur, penuh kegembiraan, dan menjadikannya momentum yang baik untuk mengeratkan kembali tali silaturahmi.

Silaturahmi sendiri, mestinya tidak sekadar bertemu dengan keluarga dan karib kerabat semata. Namun ada ada banyak hal yang bisa menjadi “bahan perbincangan” dan ruang untuk melakukan diskusi bersama terkait banyak hal.

Di antaranya adalah terkait perkembangan keilmuan (akademik-intelektual), merancang kolaborasi bisnis, hingga mencari tahu apabila ada anak-anak dari keluarga yang kurang mampu, apalagi yang sudah yatim piatu, untuk di-support ekonomi dan kelangsungan pendidikannya.

Hal – hal demikian, semestinya bisa dilakukan. Jadi tidak sekadar bertemu, lalu bercanda ria tanpa ujung dan makan bersama saja. Dan harus disadari, dengan menjadikan silaturahmi di momentum Idulfitri dengan memikirkan hal positif secara bersama, maka silaturahmi yang terbangun setiap kali Idulfitri datang, akan menjadi lebih bermakna.

Dan dengan demikian, maka perjuangan mudik untuk melakukan silaturahmi dalam tradisi silaturahmi massal (kolosal) yang kemudian dikenal masyarakat luas sebagai halalbihalal, ini juga akan semakin terasa manfaatnya. Dan perjuangan mudik ke kampung halaman, juga akan semakin terasa bermakna pula.

Selamat Idulfitri. Selamat berlebaran. Minan aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Wallahu a’lam. (redaksi)

Comments