Pondok Pesantren SMANU Al-Ma’ruf Siap Cetak Generasi Tangguh

0
3991
Menandai pembukaan Pondok Pesantren, para pengurus yayasan, guru dan staf SMA NU Al-Ma’ruf melakukan doa bersama.

KUDUS,Suaranahdliyin.com – Bertepatan usianya ke 49 pada 10 september lalu, Sekolah Menengah Atas Nahdlatul Ulama (SMA NU) Al-Ma’ruf Kudus mendirikan pondok pesantren di desa Ploso Kecamatan Jati. Pembukaan Pondok Pesantren SMANU Al-Ma’ruf ini ditandai dengan doa bersama para pengurus yayasan, dewan guru dan staf sekolah, awal pekan lalu.

Kepala SMA NU Al Ma’ruf KH. Shodiqun mengatakan pendirian pondok pesantren ini dilandasi sebuah ikhtiar ingin memberikan keseimbangan antara ilmu agama dan umum kepada anak didiknya. Tujuannya, mencetak generasi Islami yang tangguh..

“Kita berupaya mengintregasikan pendidikan agama dengan sains (umum) sehingga anak didik betul-betul menguasai ilmu pengetahuan juga ilmu agama,”ujarnya saat ditemui di Kantor PCNU Kudus, Senin (17/9/2018).

Kendati materi kajian agama (kitab kuning) sudah diajarkan dalam kegiatan ektra kurikuler SMA, namun menurutnya, pondok pesantren lebih mampu membentuk karakter generasi yang mandiri, ulet dan tangguh.

“Kita tahu santri pondok pesantren itu sangat teruji ketangguhannya. Para santri rata-rata memiliki kepribadian Islam yang berilmu amaliah dan beramal ilmiah, iptek dan imtak (iman-taqwa),”tandasnya.

Pada pembukaan perdana, pesantren SMA Al-Ma’ruf sudah mempunyai 25 santri. Kurikulumnya  lebih khusus pada kitab-kitab salaf mulai fiqh, akhlak dan nahwu shorof. Pengajian kitab akan diampu oleh KH. Shodiqun (Kitab Safinatun Najah), KH. Nasichun (kitab Aqidatul Awam), KH. Anas Ma’ruf (kitab Ta’li Mutaallim),Ustad Ulin Nuha (kitab Mukhtarul Ahadits Annabawy) dan KH. Salafi M.PD.I (kitab Ajrumiyah dan shorof).

“Untuk membentuk karakter diajarkan materi leadership dan amalan-amalan Aswaja An-Nahdliyyah seperti Tahlilan, al-Barjanzi, manaqib dan amaliah aswaja lainnya,”imbuh KH. Shodiqun.

Lokasi pesantren SMA NU Al-Ma’ruf di desa Ploso Jati Kudus

Ke depan, wakil ketua PCNU Kudus ini mengharapkan, sekolah dan pesantren SMA NU Al-Ma’ruf bisa berkembang maju. Ia bertekad meningkatkan pada penguatan karakter.

“Supaya lahir generasi masa depan ber-intelektual dan memiliki moralitas Islami yang berhaluan Aswaja-An-Nahdliyah,”tandas KH.Shodiqun.(adb/ros)

Comments