Peringati Hari Guru, Siswa MTs RUS Gelar Ziarah dan Istighosah di Makam Sunan Muria

0
314
Ratusan siswa MTs NU Raden Umar Said Colo ziarahi Makam Sunan Muria

KUDUS,Suaranahdliyin.com – Udara pagi berselimut kabut mengiringi langkah ratusan siswa MTs NU Raden Umar Sa’id Colo saat berangkat menuju Makam Sunan Muria, Selasa (25/11/2025). Suasana dingin khas pegunungan tidak menyurutkan semangat mereka untuk mengikuti rangkaian kegiatan Peringatan Hari Guru Nasional yang digelar oleh Tim Kesiswaan dan Tim Ubudiyah madrasah.

Sebagian siswa memilih naik ojek atau diantar orang tua. Namun, sebagian besar lainnya berjalan kaki menapaki anak tangga panjang menuju puncak Muria. Perjalanan itu menjadi momen refleksi, mengenang perjuangan para guru dan sosok Sunan Muria sebagai penyebar agama Islam di kawasan Muria dan sekitarnya.

Sesampainya di kompleks makam, lantunan doa, tahlil, dan istighosah menggema khusyuk. Doa dipanjatkan sebagai bentuk syukur atas nikmat ilmu, bimbingan guru, serta memohon keberkahan bagi seluruh keluarga besar madrasah.

Usai ziarah, rombongan kembali ke sekolah untuk melanjutkan kegiatan dengan ceremony peringatan Hari Guru Nasional. Menariknya, acara ini disiapkan sepenuhnya oleh para siswa sebagai bentuk kejutan untuk Bapak dan Ibu guru.
Rangkaian acara meliputi sambutan perwakilan siswa, sambutan kepala madrasah, pembacaan puisi, serta doa bersama.

Dalam sambutannya, Beiby Junisca Syavifa, siswi kelas 9C, mengungkapkan rasa bangga dan harunya dapat mewakili seluruh siswa.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak dan Ibu guru. Kami sadar, selama ini mungkin banyak kesalahan yang kami lakukan. Untuk itu, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Di Hari Guru yang istimewa ini, kami berharap Bapak dan Ibu selalu diberikan kesehatan, kekuatan, kebahagiaan, dan kesabaran,” tuturnya.

Ketua OSIS MTs NU Raden Umar Sa’id menyerahkan potongan tumpeng hari guru nasional

Sementara itu, Kepala Madrasah H. Zaenal Arifin dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Guru bukan sekadar seremonial, melainkan upaya spiritual untuk meneladani perjuangan para wali, terutama Sunan Muria.

“Kegiatan ini adalah ikhtiar untuk belajar dari perjuangan para ulama yang mengajarkan bahwa pendidikan adalah jalan dakwah dan jalan membangun peradaban,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para guru atas dedikasi dan ketulusan mereka dalam mendidik siswa di tengah beragam tantangan zaman.

“Dengan kebersamaan dan keikhlasan, insyaAllah kita mampu melewati segala tantangan. Semoga madrasah kita semakin maju dan mampu melahirkan generasi yang berakhlak serta bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Peringatan Hari Guru Nasional di MTs NU Raden Umar Sa’id ditutup dengan doa bersama dan prosesi pemotongan tumpeng oleh Ketua OSIS Periode 2024/2025,M. Lutfi Arjuna, yang kemudian diserahkan kepada Kepala Madrasah. Momentum ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh guru dan siswa.(Yuliana/adb)

Comments