
KUDUS, Suaranahdliyin.com – Ahad (18/1/2026), aksi kemanusiaan kembali dilakukan oleh keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Mereka mengelar aksi bertajuk NU Gribig Peduli Bencana Kabupaten Kudus sebagai bentuk respon cepat atas bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus.
Pengurus Ranting (PR) NU Desa Gribig membuka posko penggalangan donasi di halaman parkir depan Masjid Jami’ Al-Falah, Dukuh Muneng, Desa Gribig setelah mendapat instruksi resmi dari Pengurus Cabang (PC) NU Kabupaten Kudus. Badan Otonom (Banom) NU Desa Gribig seperti Muslimat, Fatayat, Ansor, IPNU-IPPNU, serta Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Desa Gribig juga turut dilibatkan.
“Sinergi lintas banom dan lembaga tersebut merupakan bentuk nyata tradisi gotong royong masyarakat NU,”tutur relawan NU Gribig M. Khasanul Muna.
Ia menjelaskan penggalangan donasi juga dilakukan secara langsung melalui madrasah diniyyah, musholla, dan masjid di seluruh Desa Gribig. Bertindak cepat pada Ahad malam, seluruh bantuan donasi berupa dana dan logistik berhasil dikumpulkan ke posko Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Gebog.
“Gerakan penggalangan donasi berupa dana terkumpul sebanyak Rp13.139.000, dan juga terdapat 16 jenis donasi logistik,”jelas Muna

Diterangkan, pengumpulan donasi ditujukan kepada warga yang terkena dampak banjir dan longsor di Kabupaten Kudus. Sekecil apapun donasi merupakan harapan dan kekuatan bagi mereka yang membutuhkan.
“Semoga bantuan ini menjadi ladang amal serta dapat meringankan beban para korban bencana,” imbuh M. Khasanul Muna.
Ia menegaskan, keterlibatan NU Gribig dalam aksi kemanusiaan ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan moral dari segi kemanusiaan maupun kebencanaan. Melalui gerakan ini, masyarakat diajak gotong royong untuk terus menumbuhkan rasa solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan.
“Musibah menjadi pengingat kita bahwa kekuatan terbesar bangsa ini terletak pada kepedulian sesama. Sudah menjadi wajib bagi kita untuk hadir, peduli, dan berbagi,”tandas Relawan NU Gribig tersebut.
[Alya Zykratul Rahma, Mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Prodi KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), UIN Sunan Kudus]









































