Isra Mi’raj, Momentum Evaluasi Kualitas Salat Lima Waktu

0
85
Peringatan Isra’ Mi’raj di Madrasah Ma’arif Nurul Huda Keblukan

TEMANGGUNG, Suaranahdliyin.com – Ratusan siswa-siswi dari jenjang RA, MI, hingga MTs Ma’arif Nurul Huda Keblukan bersatu dalam kekhusyukan memperingati hari besar Islam, Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Acara yang berlangsung di Gedung Mujijana, Desa Keblukan, Senin (19/1/2026) ini mengusung tema inspiratif: “Mewujudkan Generasi Berakhlak Mulia Melalui Salat”.

​Pada kesempatan itu, penceramah utama, KH Muhammad Syafi’i memberikan pesan mendalam bagi para siswa dan guru. Dalam tausiyahnya, ia menekankan bahwa peristiwa perjalanan spiritual Rasulullah SAW bukan sekadar sejarah, melainkan momentum penting untuk mengevaluasi kualitas salat lima waktu.

​”Isra Mikraj adalah pengingat bagi kita semua. Di tengah kesibukan duniawi yang serba cepat dan serba digital, salat adalah jangkar utama agar hati tetap tentram, damai, dan terjaga akhlaknya,” ujar KH Syafi’i dengan lugas di hadapan para jamaah.

​Dalam sambutannya, Suwito, S.Pd.I., menitipkan pesan mendalam kepada seluruh siswa. Beliau mengingatkan bahwa fondasi utama seorang muslim adalah ibadah.

“Anak-anakku, mari kita terus tingkatkan kualitas salat kita. Sebab, salat adalah tiang agama yang akan menopang seluruh aspek kehidupan kalian di masa depan,” pesannya.

​Apresiasi tinggi juga datang dari Kepala Desa Keblukan, Cholik Pujianto.ia memuji kerja keras para guru yang berhasil menyelenggarakan acara lintas jenjang ini.

“Saya sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Semoga momen ini memperkuat sinergi antara lembaga RA, MI, dan MTs yang ada di wilayah Keblukan. Gotong royong dalam mendidik karakter anak-anak kita adalah kunci kemajuan desa,”ungkapnya.

​Acara juga dihadiri oleh Penyuluh Agama dari Kecamatan Kaloran yang memberikan edukasi tambahan mengenai pentingnya literasi agama bagi generasi muda, menjadikan peringatan Isra Mikraj kali ini paket lengkap antara ibadah, edukasi, dan penguatan silaturahmi.(ist/adb)

Comments