Ketua PCNU Boyolali Ajak Warga Berjuang Majukan NU

0
307
Ketua PCNU Boyolali KH Masruri menyampaikan sambutan sebelum bahsul masail dimulai

BOYOLALI, Suaranahdliyin.com – Negara Indonesia ini “milik” Nahdlatul Ulama (NU). Sesuai dengan survei, 90% penduduk Indonesia beragama Islam: 60% di antaranya mengaku sebagai warga NU, dan 20% lainnya tidak mengaku sebagai warga NU, namun amaliyahnya sebagaimana NU.

Mengacu pada persentase tersebut, Ketua PCNU Kabupaten Boyolali, KH Masruri, mengajak warga NU di Boyolali untuk tambah bersatu. “Yang paling penting itu bukan bagaimana kita diorangkan (dihormati), tetapi bagaimana cara kita bekerja dalam sebuah organisasi. Maka, mari bersama-sama berjuang untuk kemajuan NU,” katanya.

Dalam kesempatan Bahsul Masail ke-8 Pengurus Cabang (PC) NU di Desa Kedungpilang, Kecamatan Wonosamudro, Ahad (2/10/2022) lalu, dia juga mengajak mereka yang punya harta, berjuang dengan hartanya, yang punya ilmu berjuang dengan ilmunya, yang tidak punya harta dan ilmu bisa berjuang dengan tenaganya.

“Maka dari itu, kita harus berkumpul dan bersatu. Semisal bergotong-royong membiayai pembagunan pesantren,” lanjutnya dalam forum yang juga dihadiri Ketua PCNU Boyolali, KH Masruri, itu.

Warga NU menghadiri bahsul masail yang digelar LBM NU Boyolali, baru – baru ini

Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Wonosamudro, Kiai Yunsoni, mengapresiasi para peserta bahsul masail yang datang dari delegasi setiap MWC NU, pesantren, Muslimat, Ansor, Fatayat, IPNU, IPPNU, dan masyarakat.

Pada kesempatan bahsul masail yang diselenggarakan oleh Lembaga Bahsul Masail (LBM) PCNU Boyolali itu, didaulat sebagai mushahih, Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Boyolali, KH Charir. (muqtafaiz/ sis, ros, adb)

Comments