Hadiri Seminar Merawat Lasem, Santri Raih Penghargaan Sebagai Duta Toleransi

0
648
Para santri dan pemuda lintas iman bertekad menjaga khazanah kebudayaan keragaman dalam seminar Merawat Lasem

LASEM, Suaranahdliyin.com  – Dalam seminar “Merawat Lasem”di salah satu rumah kuno Roemah Oei Sabtu (24/8/2019), para santri merasakan gembira dan bangga. Pasalnya, seorang santri Jajang Abdul Hamid mendapat penghargaan sebagai duta toleransi di Lasem  Jawa Tengah.

Pada seminar `yang diselenggarakan komunitas pegiat sosial budaya di Lasem itu, Jajang Abdul Hamid menjadi perwakilan santri yang hadir diantara tokoh-tokoh lainnya. Diantaranya, pejabat instansi pemerintah (camat Lasem), Tanfidziyah PCNU Lasem, kader muda NU Lasem, perwakilan santri serta tokoh agama-agama dan pegiat sosial kebudayaan wilayah setempat.

Dalam acara tersebut, peran santri dan kader muda NU lebih banyak menjadi obyek bahasan seminar. Menurut para pembicara dan peserta,  santri mempunyai potensi  kuat dalam merawat kebhinekaan dan keragaman, terutama di wilayah Lasem. Penobatan duta santri teleransi sebagai bentuk apresiasi potensi santri sebagai motor guna merawat keberagamaan di Lasem.

Usai menerima penghargaan, Jajang Abdul Hamid mengatakan Lasem merupakan kota yang sangat plural dan mempunyai banyak potensi kekayaan di dalamnya. Oleh karenanya, merawat Lasem sama halnya dengan merawat nilai Pancasila.

“Saya pribadi, dan mewakili jajaran santri mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak penyelenggara yang telah memberikan contoh nyata akan hal keberagaman terkhusus di kota Lasem”ujarnya.

Ia mengharapkan penyematan santri sebagai duta toleransi di Lasem membawa efek positif dan berkah bagi seluruh masyarakat Lasem. Tentunya dengan bimbingan para kyai, dan tokoh masyarakat guna mensinergikan langkah untuk merawat Lasem dengan kekayaan di dalamnya”ujar Jajang

“Para santri dan pemuda lintas iman di Lasem juga bertekad untuk terus menjaga dan merawat khazanah kebudayaan, keragaman yang ada di Lasem”imbuh Jajang.(mnr/adb)

Comments