Konser Amal Muktamar ke-34
Habib Luthfi Jelaskan Inspirasi Kidung Walisongo

0
927
Habib Muhammad Luthfi bin Yahya dalam Konser Amal Muktamar (dok.TVNU)

JAKARTA, Suaranahdliyin.com – Rais Jam’iyyah Ahli Thariqah Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya hadir dalam konser amal Muktamar. Ketua Forum Sufi Dunia itu turut memeriahkan konser dengan tiga karya andalan yaitu Salawat Badar, Kidung Wali Sembilan dan Syair Padang Bulan.

Habib Luthfi berkolaborasi dengan musisi Addie MS, Seroja dan Summa Budaya membawakan tiga lagu tersebut dengan khidmat. Disela-sela penampilannya itu, Habib Luthfi bahkan sempat menjelaskan inspirasi terciptanya Kidung Walisongo.

Menurutnya inspirasi dalam berkarya itu banyak yang sifatnya mendadak. Tidak jarang pula itu datang dari tembang-tembang jawa ataupun kisah para wali dalam membangun bangsa dan negara. “Saya paling suka itu lagu-lagu jawa yang bahasanya penuh dengan pendidikan dari segi maknanya,” tutur Habib Luthfi di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (13/12/21) malam.

Kemudian, Habib Luthfi menambahkan perihal Kidung Walisongo sendiri terinspirasi dari runtutan cerita peradaban Majapahit di Trowulan dan jalan dakwah yang dibawakan oleh Syekh Jumadil Kubro. Kisah kekaguman Habib Luthfi terhadap keberhasilan Syekh Jumadil Kubro yang mampu melahirkan generasi emas dakwah Islam di Nusantara itulah yang membuatnya tertarik untuk menciptakan Kidung Wali Sembilan ini.

“Saya mengingat wali sembilan dan berdirinya Keraton Demak. Mulai dari mulai Trowulan yang dibangun oleh Hayam Wuruk dan Gajah Mada. Kemudian awal berdirinya padepokan (pesantren-red) yang diprakarsai oleh Syekh Jumadil Kubro. Dan saya kagum regenerasi beliau, rata-rata menjadi bintang-bintang yang luar biasa khususnya di tanah Jawa. Itulah yang menjadikan saya tertarik,” jelas Habib Luthfi. (rid/ros, adb)

Comments