Gus Dur: Sebagian yang Kita Lakukan adalah Hasil dari Pemikiran Sendiri

0
112
Sejumlah pemuda dalam sebuah gelaran halalbihalal, belum lama ini

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Tidak ada yang meragukan, bahwa KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) adalah sosok yang memiliki pemahaman yang sangat luas terhadap ajaran-ajaran Islam. Mantan Presiden RI itu juga tokoh fenomenal yang dihormati banyak kalangan.

Salah satu hal menarik yang pernah disampaikan Gus Dur semasa hidup, adalah bahwa sebagian yang kita lakukan, adalah hasil dari berpikir sendiri. Jadi tidak mesti ada dalilnya.

Demikian disampaikan dalam penggalan unggahan video di akun twitter @NU_bersatu. Salah satunya, adalah yang selalu umat Islam Indonesia lakukan sewaktu Lebaran (Idulfitri), yakni adanya halalbihalal.

“Halalbihalal itu kebiasaan atau tradisi Indonesia. Mau dicari di kitab mana saja, ndak ada itu. Kitab mana saja ndak ada. Tapi ndak bisa disalahkan, karena cocok dengan ajaran Islam,” kata Gus Dur.

Maka mantan ketua umum PBNU itu menyebutkan, bahwa sebagian besar dari apa yang kita lakukan, sebetulnya adalah hal yang kita pikir-pikir sendiri. “Kaya pakai celana pendek, celana panjang, pakai arloji, ndak ada dalilnya. Ndak pakai dalil. Pokoknya ini nggak haram, selesai sudah. Lain kalau arlojinya (jam tangannya terbuat dari) babi itu ya haram. Ini ndak, kok,” candanya.

Hal demikian, menurut putra KH A Wachid Hasyim itu, lantaran Islam itu begitu luas. “Islam itu begitu luas, sehingga dia sanggup menampung apa saja perubahan-perubahan (yang ada) dalam hidup kita,” tuturnya. (ros/ adb, rid)

Comments