Gubernur Jateng Dorong Fatayat NU Ambil Peran Lebih Besar dalam Pembangunan Daerah

0
71
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyerahkan cindera mata dari pemprov kepada ketua Fatayat NU Jateng Hj. Tazkiyatul. Muthmainnah

SEMARANG, Suaranahdliyin.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mendorong Fatayat NU untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah melalui penguatan keluarga, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan ekonomi berbasis UMKM.

Hal itu disampaikan AhmadLuthfi saat menghadırı peringatan Harı Lalur (Harlah) ke-76 Fatayat NU yang diselenggarakan Pimpinan Wilayah (PW) Falayat NU Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Sabtu (30/5/2026).

Menurut Luthfi, kondisi global yang diwarnai tekanan dan keterbatasan fiskal menuntut seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah Karena itu, organisasi kemasyarakatan, termasuk Fatayat NU, perlu mengambil bagian melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kita harus bisa membuat suatu terobosan kreatif dalam langkah membangun suatu daerah Maka collaborative government ini kita perlukan di antaranya di dalamnya adalah fatayat sehingga nantı bisa mendunia,” ujarnya.

Luthfi menilai Fatayat NU memiliki posisi strategis sebagai organisası perempuan muda Nahdlatul Ulama yang mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput. Peran tersebut, kata dia, dapat dimulai dari lingkungan terkecil, yaknı keluarga.

“Fatayat harus bisa menjaga minimal darı keluarganya, kemudian wilayahnya, RT-nya, RW-nya, kecamatannya lurahnya, kabupaten kotanya, dan provınsınya khususnya Jawa Tengah sehingga Fatayat mempunyai kontribusi dalam rangka membangun Provinsi Jawa Tengah,”katanya

Mantan Kapolda Jateng ini juga menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Menurut dia, keberadaan jutaan pelaku usaha mikro di Jawa Tengah menjadi potensi besar yang perlu didukung agar berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Darı keluarga yang mandırı dan produktıf akan lahır masyarakat yang berdaya saing Fatayat dapat mengambil peran penting dalam proses tersebut,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Luthfi juga menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah saat ini berada di atas rata-rata nasional. Capaian tersebut, menurutnya, merupakan hasıl kolaborası seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha hingga organısası kemasyarakatan.

“Ini adalah hasıl kerja bersama seluruh stakeholder Tidak hanya pemerintah, tetapi juga kampus, dunia usaha organısası masyarakat termasuk Fatayat NU,” katanya.

Ia menegaskan bahwa di tengah keterbatasan fiskal, pembangunan daerah membutuhkan dukungan investası dan peningkatan pendapatan daerah. “Oleh sebab itu, kolaborası semua pihak menjadı kuncı dalam menjaga laju pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.” tandasnya.

Kegiatan yang dimeriahkan dengan berbagai tampılan senı darı 10 Pimpinan Cabang (PC) terpilih dan fashion show darı beberapa brand muslim ternama tersebut dihadırı jajaran pengurus dan para kader Fatayat NU di Jateng. Hadır pula sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama dı antaranya KH Abdul Ghaffar Rozın atau Gus Rozin (Ketua PWNU Jateng) dan Hj Tazkıyatul Mutmainah (Ketua PW Fatayat NU Jateng).(yuliana/adb) 

Comments