
KUDUS, Suaranahdliyin.com – Pimpinan Ranting (PR) IPNU-IPPNU Pasuruhan Kidul krcamatan Jati turut partisipasi memeriahkan Gebyar Expo Maulid yang diselenggarakan pada Jumat–Senin, 21–24 Agustus 2026 di halaman Masjid Jami Baitul Muttaqin setempat. Mereka membuka lapak pelajar dengan menjual berbagai produk makanan dan minuman.
Sejumlah produk, di antaranya chesescuit dengan varian matcha, oreo, red velvet, dan strawberry, risol mayo, risol cokelat keju, cilok mercon, serta lemon tea.Tidak hanya itu, stand pelajarini juga nemasarkan berbagai bag charm hasil kreativitas anggota IPNU-IPPNU Pasuruhan kodul
Ketua PR IPPNU Pasuruhan Kidul, Devi Tri Wulansari menjelaskan kehadiran bag charm dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut atau follow up setelah Pelatihan Pembuatan Bag Charm yang sebelumnya diselenggarakan oleh Departemen Olahraga, Seni, dan Budaya (OSB).
“Produk yang dihasilkan dalam pelatihan tidak hanya berhenti sebagai hasil karya peserta, tetapi mulai diperkenalkan dan dipasarkan kepada masyarakat melalui kegiatan expo sehingga bisa dikembangkab dan memiliki nilai manfaat.” ujarnya
Tri Wulansadi menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Gebyar Expo Maulid menjadi kesempatan bagi anggota untuk belajar mengelola kegiatan usaha secara langsung.
“Dalam expo ini bukan hanya untuk berjualan, tetapi juga menjadi ruang bagi anggota untuk belajar mengelola produk, melayani pembeli, dan mengembangkan kreativitas.”katanya.

Sementara itu, Penanggungjawab lapak pelajar paskid Clara Dhitan menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat menjadi pengalaman tersendiri bagi para anggota yang terlibat. Menurutnya, kegiatan bazar memberikan kesempatan kepada kader untuk belajar mengenalkan produk secara langsung kepada pengunjung.
“Alhamdulillah, kami senang bisa ikut meramaikan Gebyar Expo Maulid. Selain makanan dan minuman, kami juga membawa bag charm yang dibuat dari hasil pelatihan. Harapannya, karya teman-teman bisa semakin dikenal dan ke depan dapat dikembangkan menjadi produk yang lebih beragam,” tuturnya.
Selama pelaksanaan expo, anggota IPNU-IPPNU Pasuruhan Kidul terlibat langsung dalam proses persiapan lapak, penataan produk, pelayanan pembeli, hingga pengelolaan hasil penjualan. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman praktis bagi anggota untuk belajar mengenai kerja sama tim, tanggung jawab, kreativitas, serta pengelolaan usaha sederhana.
Melalui Lapak Pelajar Paskid, PR IPNU-IPPNU Pasuruhan Kidul berupaya menjadikan kegiatan organisasi tidak hanya berorientasi pada kegiatan internal, tetapi juga memberikan ruang bagi anggota untuk berkarya dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Ke depan, hasil dari kegiatan pelatihan maupun kreativitas kader diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga memiliki nilai guna dan nilai ekonomi, ” terang Clara Dhitan (aldo pratama/adb)










































