KUDUS,Suaranahdliyin.com- Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muria Kudus (UMK) bekerja sama dengan Paradigma Institute menggelar ajang Lomba Menulis Cerpen tingkat pelajar dengan tema “Merangkai Kata, Menghidupkan Cerita” untuk mewadahi ide, pengalaman, dan imajinasi generasi muda.

“Lomba ini bertujuan menjadikan kata-kata sebagai ruang untuk bercerita, menginspirasi, serta meninggalkan jejak literasi yang bermakna.” ujar Direktur Paradigma Institute Ade Ismail.

Ade menjelaskan ​pendaftaran dan pengumpulan karya telah dibuka sejak 21 September dan akan ditutup pada 31 Oktober 2026 mendatang. Selanjutnya, tahap penjurian karya akan dilangsungkan pada tanggal 1 hingga 8 November 2026.

“Pengumuman pemenang resmi dirilis pada Senin, 9 November 2026.” Jelasnya

Mengenau ketentuannya, lanjut dia, ​para peserta diwajibkan menulis cerpen sepanjang 1.500 hingga 3.000 kata menggunakan kertas A4, font Times New Roman ukuran 12 pt, spasi 1,5, margin normal, serta disimpan dalam format PDF. Selain itu, naskah harus murni karya asli, belum pernah dipublikasikan, menggunakan bahasa Indonesia yang baik, serta melampirkan surat pernyataan keaslian tanpa bantuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

“​Kompetisi ini menyediakan total hadiah jutaan rupiah bagi para juara, meliputi piala, sertifikat, serta uang pembinaan sebesar Rp1.000.000 untuk Juara I, Rp750.000 untuk Juara II, dan Rp500.000 untuk Juara III.” terangnya.

“Biaya pendaftaran peserta dipatok sebesar Rp35.000 per peserta, di mana naskah terpilih nantinya juga berkesempatan untuk dibukukan dan diterbitkan ber-QRISBN.” sambung Ade.

​Bagi para pelajar yang ingin menyalurkan bakat menulisnya, pendaftaran dapat diakses melalui tautan resmi yang disediakan panitia. Informasi lebih lanjut mengenai ketentuan lomba juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung Agus Darmuki di nomor 0857-4782-1216 atau mengunjungi situs www.pbsi.umk.ac.id. (rls/adb) 

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here