Tim penilai dari PCNU Boyolali menilai berkas MWCNU Wonosegoro

BOYOLALI,Suaranahdliyin.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Boyolali melakukan penilaian profil dan kinerja 22 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Boyolali. Penilaian ini sebagai evaluasi kinerja, kemampuan, dan potensi MWCNU untuk pengembangan organisasi.

Ahad (4/10/2026) kemarin, penilaian tiba giliran di MWCNU Wonosegoro. Tim penilai dari PCNU Boyolali menilai beberapa berkas administrasi dan laporan kinerja pengurus MWC NU Wonosegoro.

Salah satu penilai, Kiai Gunawan, mengutarakan di antara pentingnya penilaian kinerja MWCNU adalah untuk pembenahan atau penguatan administrasi di kesekretariatan NU termasuk dalam pengelolaan aset.

“Ke depan, penguatan administrasi semakin penting. Seperti mendokumentasikan setiap kegiatan, dari undangan, notulensi, daftar hadir, sampai foto atau vidio kegiatan,” ujarnya.

Menurut Gunawan, tertib administrasi merupakan nomor satu dalam berorganisasi. Ia menyebut MWCNU Wonosegoro ini terlihat kantornya sudah ‘sempurna’ dan luar biasa, baik dilihat dari gedungnya yang sudah berdiri megah, dilengkapi fasilitas internet dan asesoris ke-NU-an yang menggambarkan kesekretariatan yang cukup baik.

“Saya juga mengapresiasi administrasi MWCNU Wonosegoro, misalnya data-data kegiatan tahun 2018 atau sekitar 10 tahun lalu masih ada dan terkumpul rapi,” ujarnya.

Namun demikian, menurutnya tetap perlu penguatan administrasi dan dokumentasi agar semakin tertib serta penambahan sarana musala atau masjid di kompleks gedung MWCNU Wonosegoro.

“Karena fasilitas kantor sudah cukup lengkap, maka di antara rencana tindak lanjutnya adalah memperkuat konsolidasi dan bersinergi baik dengan badan otonom NU maupun ranting atau anak ranting agar tambah kuat,” katanya.

Gunawan juga mengingatkan, terkait pentingnya penguatan ekonomi atau keuangan MWCNU dan warganya agar bertahap semakin mandiri.

Anggota tim penilai lainnya Mei Prabowo memberikan beberapa catatan rekomendasi agar ditindaklanjuti MWCNU Wonosegoro. Dikatakan, pelaporan koin NU dan penggalangan dana lainnya agar semakin tertata.

“Diusahakan koin NU lebih diperkuat dengan terus berkoordinasi dengan warga NU di tingkat anak ranting,” harapnya.

Selain itu, Prabowo juga mengingatkan pentingnya sensus warga NU. Karenanya dia merekomendasikan agar pendataan yang sudah dilakukan, dilanjutkan.

Rais Syuriyah MWCNU Wonosegoro, KH Zarkasi menyampaikan terima kasih banyak atas kehadiran tim penilai dari PCNU Boyolali sekaligus mengapresiasi seluruh pengurus yang menyiapkan berkas akreditasi atau bukti fisik kegiatan MWCNU Wonosegoro.

“Semoga agenda penilaian ini memperkuat semangat berkhidmat di MWCNU dan mendapat rida Allah Subhanahuwata’ala,” harapnya. (sis/adb)

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here