Daring atawa Luring?

0
296
Rosidi, jurnalis Suaranahdliyin.com

SALAH seorang kawan, guru di salah satu lembaga pendidikan, cukup risau, resah, memikirkan bagaimana menghadapi pembelajaran awal tahun 2020 / 2021 yang sebentar lagi digelar.

Tersiar kabar melalui berbagai grup WA, awal pembelajaran tahun ajaran baru, adalah 13 Juli mendatang. Atau, mungkin ada kawan yang menerima informasi berbeda terkait hal ini.

Yang jelas, yang masih dominan adalah wacana Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) adalah masih secara Daring (Dalam Jaringan). Tak pelak, kebanyakan sekolah/ madrasah pun menyiapkan orientasi peserta didik baru dengan sistem daring.

Melakukan orientasi sistem daring ini, bukan pekerjaan ringan, karena harus siap personel (SDM) untuk menyiapkannya secara matang. Dan peserta didik berikut wali peserta didik, juga belum mesti bisa mengakses materi dengan baik; bisa karena jeleknya jaringan, kurang update teknologi, atau karena kuota habis.

Akan tetapi, yang jelas, di musim pandemi Covid – 19 yang belum berlalu ini, sistem daring masih menjadi salah satu siasat yang mesti diambil. Tentu dengan berbagai konsekuensi yang harus dihadapi.

Siasat lain yang bisa jadi pilihan, karena harus menghindari kerumunan massa, yaitu pembelajaran Luring (Luar Jaringan), dengan cara pendidik “menyambangi” peserta didik di rumah orang tua masing – masing, untuk melakukan aktivitas pembelajaran tatap muka secara terbatas.

Soal Luring ini, perlu kreativitas masing-masing pendidik/ lembaga pendidikan mengonsepnya. Tetapi, harus dihitung secara matang, karena membutuhkan energi yang tidak sedikit bagi pendidik untuk touring demi pembelajaran secara Luring.

Ya, tahun ini memang cukup berat bagi semua sektor, tidak hanya pendidikan. Realitas itu mesti dihadapi dengan penuh kesabaran dan penyesuaian – penyesuaian di berbagai lini.

Berdoa saja, semoga pandemi Covid – 19 (Virus Corona) segera sirna, dan aktivitas pendidikan bisa berjalan sebagaimana semula, juga di berbagai sektor lainnya. (Rosidi, penulis adalah Pemimpin Redaksi Suaranahdliyin.com, anggota Dewan Redaksi Bulletin Suara Masjid Agung Kudus dan anggota Pergunu Jawa Tengah)

Comments