Banser Ambil Bagian Sukseskan Pengajian Akbar di Ponpes Ummul Qurok

0
856
Persiapan personel Banser Boyolali sebelum nge-PAM.

BOYOLALI, Suaranahdliyin.com – Satkorcab Banser Boyolali ikut ambil bagian sebagai pasukan pengamanan (PAM) dalam pengajian akbar dan seni santri yang digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Ummul Qurok Dusun Jlegong, Desa Banyuurip, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, Ahad (30/6/2019) malam lalu.

Tak kurang, sebanyak 250 anggota Banser dikerahkan dari tujuh Satkoryon untuk mengawal suksesnya pengajian itu. yakni dari Karanggede, Klego, Andong, Kemusu, Juwangi, Simo, dan Wonosegoro.

Pengajian yang dihadiri ribuan jamaah itu digelar dalam rangka dalam rangka khotmil Quran. Bagi wali santri maupun warga di seputaran Klego, ini sebagai wujud rasa syukur atas khotmil Quran bilgoib sekaligus kelulusan santri Madrasah Diniyah (Madin), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Ummul Qurok.

Sebelumnya, pada Sabtu (29/6), digelar pentas seni yang menampilan kreasi seni-budaya santri, baik dari Madin, MI, MTs, maupun SMA. Pentas seni itu sebagai salah satu bentuk pencarian bakat-minat dan ruang berekspresi santri.

Pengasuh Ponpes Ummul Qurok, KH. Mukri Effendi, dalam sambutannya meminta doa restu kepada jamaah yang hadir, agar santri Ummul Qurok bertambah ilmunya dan berakhlak. ‘’Pembelajaran di Ummul Qurok menekankan pada akhlaqul karimah, hafalan al-Quran dan penguatan bahasa. Selain itu, juga memberi keterampilan tentang administrasi, birokrasi, dan organisasi,’’ terangnya.

Rangkaian pengajian akbar di Ponpes Ummul Qurok, Boyolali.

Sedang KH. Abdul Rosyid Bintoro dari Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukorejo dalam tausiyahnya, menyampaikan, bahwa wali santri tepat menempatkan putra-putrinya belajar di Ponpes.

‘’Pendidikan di pesantren mengutamakan akhlak sebagai hal utama,’’ tuturnya dalam pengajian yang dihadiri Pangeran Daryo Nagoro (Keraton Surakarta), para kiai, Habaib, Muspika dan perangkat desa. (khafidz/ sis, ros)

Comments