Pimpin Istighatsah di MIN Kudus, KH. Ulil Albab Sampaikan Pesan untuk Orang Tua

0
834
KH Ulil Albab Arwani dan Kakankemenag Kudus H. Suhadi hadir di halalbihalal MIN Kudus

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Pengasuh Pesantren Yanbu’ul Qur’an Kudus KH. Ulil Albab Arwani menghadiri acara istighatsah dan halalbihalal Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Kudus, Sabtu (20/4/2024). Pada kesempatan itu, Ia memimpin istighatsah dan doa bersama guru dan wali murid di aula MIN desa Prambatan Kudus.

Menurut Kepala MIN Kudus H. Noor Yadi, acara istighatsah ini merupakan rutin diadakan setiap tahun menjelang assesmen dan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). “Setiap tahun (lebih dari 7 kali) kami menghadirkan KH. Ulil Albab untuk memimpin istighatsah sukses asesmen dan PPDB,” ujarnya kepasa Suaranahdliyin.com.kemarin

Noor Yadi menuturkan Kiai Bab sapaan akrab Rais PCNU Kudus setelah istighatsah menyisipkan ceramah pentingnya peran orang tua dalam mendidik anaknya.Jika Ingin anaknya cerdas, manfaat dan barokah serta sholih-sholihah, Kiai Bab berpesan orang tua hendaknya selalu membimbing dengan memberikan contoh yang baik.

“Jangan lupa untuk berdoa selesai salat dengan membacakan Surat Al-Fatihah 7 kali minimal 3 kali. Sebelum membaca, awali dengan ila ruhi jasadi waqolbi anak,”pesan Kiai Bab yang diceritakan Noor Yadi.

Kiai Bab juga mendoakan kebaikan untuk MIN Kudus termasuk para guru, pegawai dan pendahulu atau pendiri.

Sementara Kepala Kantor Kemenag Kudus H. Suhadi yang hadir dalam sambutannya memberikan pesan kepada steakeholder MIN Kudus yakni komite, kepala madrasah, guru dan wali santri dan siswa kelas 6 tahun pelajaran 2023/2024.

“Komite madrasah supaya bisa bekerja sama membantu demi kemajuan madrasah terutama dalan hal sarpras, Karena tidak semua (kebutuhan) bisa dipenuhi oleh pemerintah.”pesannya.

Kepada tenaga didik, H.Suhadi mengingatkan tugas guru sangat mulia. Ia berpesan supaya melaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Dan, niati ibadah mengharap ridha Allah SWT,” tandasnya.

Ia juga mendorong orang tua supaya memberikan contoh keteladanan, pembiasaan, nasehat kepada anaknya.
“Termasuk pula, memberi reward (hadiah) dan punishment (hukuman),”imbuh Suhadi.(adb/ros)

Comments