Gus Bab : Ponpes, Jantungnya NU

0
727
KH.Ulil Albab Arwani

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Pondok Pesantren merupakan jantungnya NU. Dari pondok pesantren pula kemajuan NU akan bisa dilihat.

Demikian itu diutarakan oleh Rais Syuriyah PCNU Kudus, KH. Muhammad Ulil Albab Arwani (Gus Bab) dalam Pengukuhan Pengurus RMI NU Kudus.

“Pergerakan RMI ini diperlukan sebab memang pesantren adalah jantungnya atau kekuatan utama NU,” tutur Gus Bab di Aula SMK Duta Karya, Jumat (13/12/19) malam.

Pengasuh pondok pesantren Yanbu’ul Qur’an ini menyebut maju-mundurnya Nahdlatul Ulama bergantung pada pesantren. “Kalau dunia pesantren baik, maka NU akan maju,” sebut Gus Bab.

Gus Bab kemudian meminta agar para pengurus memiliki niat dan kesungguhan dalam melaksanakan tugasnya. Menurutnya organisasi ini akan bisa membawa kejayaan bagi pondok pesantren, khususnya di Kudus.

Sementara itu, Sekretaris RMI NU Jawa Tengah Abu Khoir mengatakan kepengurusan Kudus termasuk beruntung diisi oleh generasi muda. Artinya pergerakan organisasi diharapkan bisa semakin kokoh dan maju.

“Kepengurusan seperti ini yang dari dulu diharapkan oleh pengurus Jateng maupun pusat agar organisasi ini bisa maju dan dirasakan kontribusinya,” ujar dia.

Selanjutnya, Abu Khoir menjelaskan akan mensinergikan ekosistem pendidikan dan ekonomi pesantren yang besar maupun kecil. “Jadi biar semua merasakan ada pemerataan sehingga sama-sama maju,” katanya.

Menurut dia, Kudus memiliki potensi yang luar biasa. Berada di lingkungan industri dan perdagangan yang cukup, pesantren di Kudus semestinya bisa menggarap ekosistem ekonomi yang lebih unggul.

“Ini menjadi PR bersama. Kita nanti bisa membuat cluster-cluster untuk para santri agar pesantren ini juga bisa mencetak ekonom, analis kesehatan, seniman, dan sebagainya,” papar Khoir.

Pada kesempatan ini, RMI NU Kudus juga menyerahkan hadiah lomba musabaqoh qiraatil kutub (MQK) yang digelar Rabu (11/12/19) lalu.

Diantara juaranya pada tingkat MQK Ulya Putra yakni, M. Budi Hartoyo dari PP. Darul Falah (Juara 1), Rama Amirul Raufan dari PP. Darur Rohman (Juara 2), Alwan Haris Farsi dari Yanbu’ul Qur’an (Juara 3).(rid,adb,gie/ros)

Comments