Nguri-nguri Tradisi
Usai Ziarah, Rombongan Fatayat NU Gebog Lihat Tradisi Dandangan

0
43
Puluhan pengurus Fatayat NU Gebog di bawah Menara Kudus usai ziarah makam Sunan Kudus

KUDUS,Suaranahdliyin.com –  Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Kecamatan Gebog menggelar kegiatan ziarah dan nguri-uri tradisi Dandangan, pekan lalu. Kegiatan ini menjadi upaya pelestarian budaya lokal sekaligus penguatan spiritual kader yang diikuti puluhan pengurus, kader PAC dan perwakilan ranting Fatayat NU se-Kecamatan Gebog.

Ketua PAC Fatayat NU Gebog, Risda Umami menuturkan kegiatan diawali dengan ziarah ke makam ulama, yakni K.H. Ma’shum AK., K.H.M. Arwani Amin, serta makam Sunan Kudus. Para peserta mengikuti pembacaan tahlil dan doa bersama dengan khidmat. Ditegaskan,v ziarah menjadi bagian penting untuk meneladani perjuangan para ulama.

“Ziarah ini bukan sekadar rutinitas, tetapi wujud rasa syukur dan penghormatan kami kepada para ulama. Dari mereka, kita belajar tentang keteguhan, keikhlasan, dan perjuangan yang harus terus dilanjutkan oleh generasi muda Fatayat,” ungkapnya.

Selepas ziarah, rombongan melanjutkan kegiatan nguri-uri tradisi Dandangan, tradisi khas masyarakat Kudus dalam menyambut datangnya bulan Ramadan. Para kader berangkat bersama menggunakan angkot, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di antara peserta.

Menurut Risda, pelestarian budaya merupakan bagian dari identitas kader Fatayat. Ia menilai Dandangan bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan warisan budaya yang memperkaya karakter masyarakat Kudus.

“Kita punya tanggung jawab menjaga, merawat, dan mengenalkan tradisi ini kepada generasi setelah kita,” ujarnya.

PAC Fatayat NU Gebog berharap kegiatan serupa dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap tradisi Islam Nusantara dan budaya lokal.(Yuliana/adb)

Comments