Keren, Sandal Berukir Bikinan Lutfi Dilirik Bule Australia

0
620
Lutfi Chakim memperlihatkan beberapa karyanya

KABUPATEN SEMARANG, Suaranahdliyin.com – Pemilik usaha El Karya, Lutfi Chakim, tak menyangka jika sandal jepit bikinannya bisa dilirik bule Australia. Manfaat itu, salah satunya didapat setelah mengikuti program Lapak Ganjar.

Penjualannya pun semakin meningkat, setelah produknya dibagikan ulang akun instagram @ganjar_pranowo. “Setelah direpost semakin dikenal. Mulai dari teman-teman, dan masyarakat umum. Teman memberi tahu teman, merambah area kecamatan, malah ada yang order dari luar Kota Batam, pernah juga yang order dari bule Australia,” kata warga RT 01 RW I Dusun Indrokilo, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Ahad (29/1/2023).

Dia bersyukur, usahanya kini makin dikenal dan terus berkembang. Sebagai pelaku UMKM, usahanya amat terbantu dengan Lapak Ganjar. Oleh karenanya, dia berharap program tersebut terus berkembang dan membantu UMKM seluruh Indonesia.

Ya. Sandal jepit produksi El Karya memang tidak biasanya. Lutfi menambahkan ukiran di permukaannya. Usaha kreatifnya tersebut berdiri setelah adanya kejadian unik pada temannya yang kehilangan sandal.

“Asalnya dulu ketika saya ngaji di Pondok Pesantren Al Uqolak Kalisidi Ungaran, dua teman saya itu setelah Jumatan (salat Jumat) mengeluh, sandalnya hilang. Ya sudah sandalnya ditulis nama. Itu awal pertama sandal dipakai ukiran,” ungkpanya.

Sandal ukirannya dibuat dari sandal jepit yang diambil lebih dulu karet jepitnya, menyisakan permukaan sandal. Kemudian, Lutfi akan mengukirnya menggunakan alat ukir khusus sandal.

Dia akan mengukir sesuai pesanan. Baik itu berbentuk tulisan, logo, karakter animasi, hingga gambar wajah tokoh. Dengan harga jual mulai dari Rp 25 ribu-Rp 35 ribu. Sedang jika ukiran logo atau animasi kartun yang mudah, dia membanderol harga Rp 30 ribu, gambar tokoh animasi yang sulit Rp 35 ribu.

“Kalau hiasan ada versi dua, kalau tidak berpigura saya jual Rp 75 ribu, dua wajah Rp 85 ribu. Lebih dari satu pasang sandal ya harganya naik dan tergantung kerumitannya,” tambahnya.

Untuk diketahui, di tempat kreasinya, ada sejumlah kerajinan sandal ukir terpajang rapi di pigura dan tergantung di dinding. Antara lain gambar pasangan Presiden dan Wapres, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, Gubernur Jatenh Ganjar Pranowo, almarhum Didi Kempot, logo PSIS, logo Manchester United hingga logo Nahdlatul Ulama. (rls/ ros, adb, rid)

Comments