Tradisi Malam 1 Suro, Masyarakat Kajen Mandi di Kolam Mbah Mutamakkin

0
794
Sejumlah warga berada di kolam mbah Mutamakkin Kajen Pati

PATI, Suaranahdliyin.com –  Setiap malam 1 Suro, masyarakat Kajen, Pati, Jawa Tengah, merayakan tradisi yang penuh makna dan kebersamaan. Tradisi tersebut adalah mandi di kolam Mbah Mutamakkin, sebuah ritual yang telah berlangsung turun-temurun dan menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya lokal.

Kolam Mbah Mutamakkin terletak di kompleks makam Mbah Mutamakkin, seorang tokoh agama yang sangat dihormati di Kajen, pati.
*
Pada malam 1 Suro, para santri dan juga warga dari berbagai desa di Pati datang berbondong-bondong untuk menjalani ataupun menyaksikan ritual mandi di kolam tersebut.(6/7/2024)

Tradisi mandi di kolam ini berlangsung dari pukul 23.00 WIB sampai 03.00 dini hari. Mereka percaya bahwa air dari kolam ini memiliki kekuatan yang bisa membersihkan dari penyakit kulit dan menyehatkan, serta membawa berkah dan keselamatan di tahun yang baru.

Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur, tradisi mandi di kolam Mbah Mutamakkin juga menjadi ajang silaturahmi bagi warga. Mereka saling bertemu dan berbagi cerita, mempererat rasa persaudaraan di antara mereka.

Tradisi ini juga menjadi daya tarik tersendiri, memberikan pengalaman yang unik dan berbeda dari rutinitas sehari-hari.

Tradisi mandi di kolam Mbah Mutamakkin pada malam 1 Suro tidak hanya menjadi warisan budaya yang berharga, tetapi juga simbol kebersamaan dan kekuatan spiritual masyarakat Kajen. Semangat untuk melestarikan tradisi ini tetap kuat, menjadikannya sebagai bagian penting dari identitas dan kebanggaan warga Kajen.

Dengan begitu, setiap malam 1 Suro, kolam Mbah Mutamakkin selalu dipenuhi oleh orang-orang yang berharap mendapatkan berkah dan keselamatan di tahun yang baru, sambil menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendahulu.

Penulis,
Sintha Amaliya. Mahasiswa PPL Prodi KPI FDKI IAIN Kudus 2024 (Tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis)

Comments