Terima Apresiasi Ulama Dunia, Habib Luthfi : Semoga Indonesia Menjadi Matahari untuk Umat Sedunia

0
4234
Habib Luthfi menerima kenang-kenangan sebagai tanda apresiasi dari ulama dunia.

PEKALONGAN, Suaranahliyin.com – Rais Jam’iyyah Ahli Thariqah Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN), Habib Muhammad Luthfi bin Yahya memiliki harapan agar Indonesia bisa jadi matahari yang menyinari dunia, khususnya dalam hal kemakmuran Islam dan perdamaian. Demikian itu ia sampaikan dalam acara Majelis Dzikir Rutin Kliwonan di Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan, Jumat (19/07/19).

“Semoga Indonesia menjadi matahari untuk umat sedunia dalam percontohan perdamaian yang bisa membawa dan melahirkan regenerasi sepanjang masa yang tidak terputus,” harapnya.

Doa tersebut Habib Luthfi sampaikan usai menerima tanda apresiasi dari para ulama sufi dunia yang diwakilkan penyerahannya kepada Syaikh Muhammad Sahumi (Libya-Mesir). Diantara apresiasi itu berasal dari segenap ulama yang tergabung dalam forum sufi dunia, Ikatan Rabithah Bani Al-Idrisi Al-Khasani, Persatuan Pemuda dan Sufi Alumni Universitas Al-Azhar, dan Mushaf Al-Qur’an Riwayat Al-Warsy dari persatuan ulama Maroko.

Menerima hal tersebut, Habib Luthfi menanggapinya dengan tawadlu’. Ia menyebut jika semua itu merupakan amanah yang sangat besar dari umat sedunia yang diberikan kepadanya. Untuk itu, Habib Luthfi juga meminta doa kepada seluruh jamaah agar diberi kekuatan untuk melaksanakan tanggung jawab tersebut.

“Berat rasanya amanat yang diberikan kepada saya khususnya. Yang menuntut tanggung jawab, bukan kebanggaan. Bukan yang menimbulkan kesombongan karena titel atau karena penghargaan. Tapi semua ini adalah mas’ul ila khadrotil musthofa. Apakah kita ini menjadi cucu nabi yang memalukan atau tidak,” kata Habib Luthfi.

“Maka ini semua merupakan fadhal yang pada hakekatnya saya pribadi malu menerima itu semuanya karena kekurangan-kekurangan yang ada pada diri saya khususnya,” lanjutnya.

Habib Luthfi juga minta supaya didoakan agar panjang umur, sehat wal ‘afiyat, dijauhkan dari segala cobaan yang merusak, juga kebencian yang menjerumuskan, atau bahkan pujian yang menimbulkan kesombongan.

“Hanyalah ilahi anta maqshudi wa ridlaka mathlubi. Semoga Allah tidak akan meninggalkan kami sekejap mata pun serta terus memberikan taufiq dan hidayahnya,”doa Habib Luthfi diamini ribuan jamaah yang hadir.(rid/adb,ros)

Comments