Syatta dan Dea Raih Medali Emas dan Special Award dalam AISEEF 2021

0
360
Syatta menunjukkan beberapa medali yang pernah diraihnya

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Syatta Imtiyaaz Thuvaila, peserta didik yang kini duduk di bangku kelas VIII MTs NU Banat Kudus, yang tergabung dalam tim Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) bersama Dea Maulina Zukhrufa, berhasil mengukir prestasi dalam ASEAN Innovative Science Environmental Entrepreneur Fair (AISEEF) tahun 2021.

Keduanya berhasil meraih medali emas dan special award yang diumumkan pada malam Awarding Ceremony, Selasa (23/2/2021) lalu. AISEEF diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA), Malaysia Innovation Invention Creativity Association (MIICA), serta BUCA International Music Science Energy and Engineering Fair (IMSEF, Turki).

Lomba secara online ini diikuti oleh 450 peserta dari 20 negara, 18 – 19 Februari lalu. Dalam lomba ini, peserta wajib menggunakan Bahasa Inggris untuk mempresentasikan hasil penelitian, serta proses tanya jawab dengan dewan juri. Syatta dan Dea pada kesempatan itu mempresentasikan penelitiannya berjudul Game of Hajj.

AISEEF 2021 ini sedianya digelar untuk skala regional ASEAN. Namun seiring berjalannya waktu, ajang sains tersebut menjadi berskala internasional dengan diikuti 20 negera peserta. Antara lain dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Amerika Serikat, Korea Selatan, Turki, Hongkong, Iran, Meksiko, Brazil, Sudan, Filipina, Macau, Nepal, Iraq, Mesir, Yaman, Thailand, Vietnam, dan Azerbaijan.

Alhamdulillah, selain mendapatkan medali emas dan special award, sebelumnya kami juga mendapatkan dua medali perak dalam LKTI dalam Khayyam International Invention and Innovation Festival di Iran dan Indonesia International Applied Science Project Olympiad pada November 2020,” terang Syatta dalam rilis yang diterima Suaranahdliyin.com, Senin (22/3/2021).

Sementara itu, bagi Syatta, prestasi ini menambah deretan prestasi yang pernah diraihnya. Ia antara lain pernah menjadi juara Lomba Pidato Nasional di Banda Aceh (2018), Lomba Pidato Bahasa Inggris tingkat Nasional dalam MAPK Solo Fair (2021) sebagai Peringkat I Putri sekaligus Juara II Umum (Pa/Pi), serta paling banyak ditonton dan disukai dalam channel youtube MAPK Solo Channel, di mana dalam sepekan sudah mencapai hampir 8.000 viewer dan 1,6 ribu like.

Prestasi Syatta di tingkat nasional ini, menyusul jejak sang kakak, Binta, yang juga pernah menjadi juara I tingkat nasional pada kejuaraan yang sama pada 2013 di Jakarta, dan mengikuti jejak kakak perempuan terbesarnya, Kanza, yang berhasil menjadi juara I Lomba Pidato Bahasa Arab pada 2016 di Banten dalam Pospenas tingkat nasional.

Ketiga bersaudara yang sama-sama memiliki hobi di bidang seni, baik seni musik, vocal, puisi, seni lukis maupun Qiroah al Quran ini, kemudian tergabung dalam “Trio Kantata Bersaudara” yang menyapa penikmat musik melalui cover lagu Sholawat Yasin di channel youtube Elha Samara Channel. Hingga kini, cover lagu tersebut telah dikunjungi lebih dari 20.000 viewer dan lebih dari 1,4 ribu like. (rid, ros/ adb)

Comments