Suksesnya Pendidikan Berkat Kerja Sama Guru dan Ortu

0
190
Prosesi wisuda ke-3 Madrasah Diniyah Qur’aniyyah Tasywiqul Qur’an Lau Dawe Kudus, Rabu (19/06/19).

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Pendidikan, utamanya agama akan bisa sukses manakala ada peran yang seimbang antara guru dan orang tua (ortu). Hal itu mengemuka dalam Haflah Akhirussanah dan Wisuda ke-3 Madrasah Diniyyah Qur’aniyah Tasywiqul Qur’an Lau Dawe Kudus, Rabu (19/06/19).

Kepala Madrasah Diniyah Qur’aniyah Tasywiqul Qur’an, Ustaz Muhammad Sahlan menyampaikan ada 12 santri dan santriyah yang diwisuda pada kesempatan kali ini. Dirinya berharap nantinya santri-santri tersebut akan meneruskan pembelajarannya di mana pun dan tetap rajin membaca Alquran.

“Malam ini Alhamdulillah anak Bapak-Ibu sekalian telah diwisuda. Dimohon ketika di rumah sepenuhnya nanti diawasi dan diingatkan supaya tetap belajar dan membaca Alquran,” paparnya.

Menurutnya, tanpa peran orang tua pendidikan agama akan mudah hilang. Maka perlu adanya kerja sama antara guru dan orang tua supaya sama-sama mengingatkan.

“Ini harus disadari bersama untuk merasa sama-sama bertanggung jawab terhadap kesuksesan pendidikan anak-anak kita semua,” ujarnya.

Sementara itu, mengisi mauidloh hasanah, Kiai Saifuddin S.Pd., M.Pd., menjelaskan beberapa fadhilah belajar Alquran. Diantaranya yaitu barang siapa yang mau menyekolahkan anaknya untuk belajar Alquran akan mendapat mahkota yang mulia di hari akhir kelak.

“Orang tua yang mau menyekolahkan anaknya untuk belajar Alquran, akan mendapat mahkota di akhirat nanti,” kata guru MA NU Miftahul Falah Cendono Dawe Kudus itu.

Kiai Saifuddin juga memberikan motivasi kepada ustaz dan ustazah Madin Tasywiqul Qur’an agar ikhlas dalam mendidik para santri. Ia meyakinkan sebab ikhlas tersebut nantinya akan dibalas oleh Allah SWT dengan banyak kebaikan.

“Barang siapa yang mau mendorong atau mengajari orang lain untuk belajar membaca Alquran akan dilebur dosanya oleh Allah SWT dan mendapat karunia dari jalan yang tidak terduga-duga,” tandasnya mengutip sebuah Hadits.

Sebelumnya, dalam acara ini juga diisi pembacaan sirah maulid Shimtuddurar oleh Jam’iyyah Ad-Dufuf Nurul Musthofa. Selain itu dalam ikar wisuda santri dan santriyah juga diminta agar tetap menjaga almamater serta akidah Aswaja an-Nahdliyah. Santri juga didorong untuk tetap setia kepada Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (rid/ ros, adb)

Comments