Rumah Muallaf Berdiri di Kota Semarang

0
267
Bangunan Rumah Muallaf masih tahap penyempurnaan

SEMARANG,Suaranahdliyin.com –  Para muallaf (orang yang baru masuk Islam) di kota Semarang akhirnya benar-benar memiliki sebuah tempat kegiatan bernama Rumah Muallaf. Bangunan Rumah Muallaf berupa gedung berlantai 2 yang terletak di perumahan permata Puri Semarang.

Untuk pertama kali, Rumah Muallaf dimanfaatkan untuk kegiatan Ta`aruf dan Pembinaan Muallaf Kota Semarang, Sabtu kemarin (19/2/2022). Beberapa muallaf dari beberapa tempat di kota Semarang aktif berinteraksi dalam kegiatan yang dihadiri ketua Mualaf Centre Jawa Tengah sekaligus ketua PCNU Kota Semarang, KH Anasom itu.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Semarang, Prof KH Erfan Soebahar menyebut bahwa setelah menjadi Muallaf maka semuanya adalah saudara. Sehingga, menurutnya, semuanya harus saling mensupport, baik secara moril maupun material.

“Silahkan jika perlu bertanya, perlu apa-apa dikomunikasikan dengan yang ada disini,” tegas Erfan Soebahar.

Pihaknya beserta semua pengurus rumah mualaf membuka pintu selebar-lebarnya jika ada mualaf yang membutuhkan pendampingan, baik itu pendampingan bimbingan keislaman maupun hal-hal lainnya.

Rumah Muallaf Kota Semarang disebut bisa menjadi rumah kedua atau basecamp bagi para mualaf di kota Semarang.

Para muallaf foto bersama usai kegiatan ta’aruf dan pembinaan di Rumah Muallaf Semarang

Ketua Rumah Muallaf Kota Semarang, H. Nur Fuad menjelaskan bahwa ditempat ini telah dikonsep secara terstruktur program-program untuk mualaf.

Para mualaf diharapkan dapat aktif mengikuti pendampingan dengan pendamping yang benar-benar kompeten.

“Disini ada kajian keislaman dan tahfidz Qur’an yang memiliki nasab keilmuan yang jelas,” tegas H. Nur Fuad.

Selain itu, para mualaf juga dapat berinteraksi dalam majlis kajian yang diselenggarakan berkala.

Rumah Mualaf Kota Semarang merupakan sinergitas layanan umat antara MUI Kota Semarang dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang

Ketua Baznas Kota Semarang, H Arnas Agung Andrarasmara mengajak semua pihak terlibat dalam program semacam ini. “Saat ini semuanya harus bersinergi, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Rencananya dalam waktu dekat, Rumah Muallaf Kota Semarang ini akan diresmikan langsung penggunaannya oleh walikota Semarang, H Hendrar Prihadi.(rls/adb,ros)

Comments