Prof Dr Yos Johan Utama Tegaskan Undip Kampus Religius dan Nasionalis

0
1010
Pengurus GP Ansor Jawa Tengah foto bersama usai silaturahim denga Rektor Undip, kemarin.

SEMARANG, Suaranahdliyin.com – GP Ansor Jawa Tengah mengapresiasi Universitas Diponegoro (Undip), yang dinilai memiliki komitmen tinggi untuk membersihkan kampus dari paham radikal di kalangan mahasiswa.

Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah, H. Sholahuddin Aly atau Gus Sholah, mengutarakan hal itu dalam silaturahim dengan Rektor Undip, Prof Dr Yos Johan Utama, di ruang kerjanya Gedung Rektorat Undip Tembalang, Kamis (22/9/2019) sore.

“Kami memberikan dukungan penuh kepada Undip, yang terus berupaya menghilangkan pengaruh-pengaruh paham radikal di kampus. Paham radikal sungguh sangat membahayakan keutuhan NKRI,” tegas Gus Sholah.

Data dari Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), menyatakan, masuknya paham radikal di kampus dan kalangan mahasiswa, diduga adanya infiltrasi yang dilakukan oleh pengajar dan staf pengajar di lingkungan perguruan tinggi.

Maka menurut Gus Sholah, langkah yang dilakukan oleh Undip sudah sangat cepat dan taktis menghalau radikalisme di lingkungan pendidikan. “GP Ansor mendukung penuh upaya deradikalisasi di lingkungan pendidikan,” lanjutnya  menambahkan.

Untuk mendukung deradikalisasi di dunia pendidikan, katanya, GP Ansor Jawa Tengah siap bersinergi dengan Undip menghalau radikalisme. Semisal menghadirkan kadernya membantu memantapkan pemahaman keagamaan pada mahasiswa di lingkungan kampus. “Jika dibutuhkan, kami siap menerjunkan kader GP Ansor ke kampus,” katanya.

Prof Dr Yos Johan Utama pun menyambut baik dukungan penuh dari GP Ansor Jawa Tengah. Dia mengatakan, Undip sudah berkomitmen menangkal berbagai upaya masuknya paham radikal di kampusnya. “Masalah radikalisme ini menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya dunia pendidikan, melainkan seluruh komponen masyarakat dan kepemudaan,” paparnya.

Dikemukakan olehnya, saat ini Undip telah membentuk Tim Anti Radikalisme Undip (Timaru), sebagai salah satu komitmen untuk menciptakan suasana pendidikan yang bebas dari paparan gerakan radikal. “Kami berkomitmen menciptakan Undip menjadi kampus religius dan nasionalis, bebas dari paham radikalisme,” tuturnya. (rls, gie, rid/ adb, ros)

Gayeng dan santai, suasana silaturahim antara GP. Ansor Jawa Tengah dengan Rektor Undip.
Comments