Prie GS

0
266
Mendiang Prie GS dalam sebuah acara

Jum’at (12/2/2021) ini, Supriyanto, budayawan kondang asal Semarang ini meninggal dunia. Kepergian Prie GS. -sapaan akrab jurnalis senior yang pernah menjabat Pemimpin Redaksi (Pemred) Tabloid Cempaka (Suara Merdeka Group) itu- pun membuat banyak kalangan kehilangan.

Tak pelak, banyak ucapan belasungkawa (duka) yang dilayangkan. Di media sosial (medsos), baik facebook dan twitter, teman-teman (relasi) dan masyakarat luas, mendoakan agar kepergian Prie GS menghadap Yang Maha Kuasa, husnul khatimah.

Dalam akun facebooknya, Agus Dahuri, menulis untuk mengenang temannya itu. “Salah satu tanda ‘orang besar’ menurut kepercayaan orang Jawa adalah mereka-mereka yang lahir dan wafat pada hari yang sama, atau di sekitar hari kelahirannya. Prie Ge ES lahir tgl 2 Februari 1964 dan wafat hari ini 12 Februari 2021.

Selamat jalan teman masa kecilku, teman SD, SMP, teman main gitar, dan seabreg gugusan kenangan lainnya. Aku bersaksi engkau orang baik. Husnul khotimah, doa kami sekeluarga, aamiin,” tulisnya.

Joko Prasetiyo di laman facebooknya mengatakan: “Pernah bertemu dg budayawan yg saya kagumi tulisan beliau di Suara Merdeka yakni Bapak Prie Ge ES di serambi hotel di daerah Mahbaz Jin Mekkah. Pertemuan itu terjadi pada musim haji tahun 2009, kebetulan bermaktab yang sama. Sugeng tindak Pak Prie GS, semoga mendapat yg terbaik di sisi-Nya.”

KH. Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) di laman facebooknya pun mendoakan sahabatnya itu. “Innã liLlãhi wainnã ilaiHi rãji’űn. Saudaraku tercinta yang baik dan selalu ingin membahagiakan orang lain, Prie GS, hari ini dipanggil kehadiratNya. Kita betul-betul terkejut dan merasa sangat kehilangan. Semoga Allah merahmati dan membahagiakannya. Allahummaghfir lahu warhamhu wa’ãfihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzűlahu waj’alil jannata matswãh…Al-Fãtihah. Semoga keluarga diberi kekuatan lahir-batin. ‘AzhzhamaLlãhu ajrahum wa ahsana azã-ahum.”

Ya, banyak sekali yang menuliskan kenangan-kenangan mereka tentang atau bersama Prie GS. Karena Prie GS sendiri memang sosok yang dekat dengan banyak kalangan. Budayawan yang juga dikenal sebagai motivator dan seringkali diundang dalam berbagai acara televisi nasional ini, kecerdasannya diakui banyak pihak. Tetapi di sisi lain, dia tetap menjadi sosok yang santun dan bersahaja.

Untuk kesantunannya, banyak sekali kalangan yang tentu menjadi saksinya. Mulai dilihat dari tulisan-tulisannya (artikel, esai, buku, puisi), juga karya-karya lainnya. Sebab, Prie GS selain dikenal sebagai jurnalis (wartawan), motivator, dan host, juga seorang karikaturis.

Nah, soal kesahajaan Prie GS., bisa dilihat dari banyaknya kalangan yang memanggilnya dengan berbeda-beda. Ada yang memanggil “Pak Prie”. Ada yang menyapa “Mas Prie”. Lainnya ada yang terbiasa menyapa “Kang Prie”. Dan mungkin ada lagi sapaan akrab, khususnya bagi teman sejawat dan teman bermainnya.

Dan kini, sang budayawan dan juga seabrek predikat lain yang bisa disematkan padanya itu, telah pergi menghadap Tuhan. Teman-teman (sahabat), santri (muridnya) dan relasinya yang demikian luas, mendoakan agar dia mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Sugeng kondur, Mas Prie GS. Mugi husnul khatimah. Amin. (rosidi)

Comments