Syiar Ramadan
Perkuat Ukhuwah dan Spiritualitas, PR IPNU-IPPNU Jepang Pakis Adakan Ngaji Sore Selama Ramadan

0
88
Puluhan jamaah mengikuti ngaji sore yang diadakan IPNU-IPPNU Jepang Pakis Jati Kudus

KUDUS, Suaranahdliyin.com — Selama Ramadan 1447 H,  Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PR IPNU-IPPNU) Jepang Pakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus kembali mengadakan kegiatan bertajuk Ngaji Sore di Mushola Nurul Muttaqin Dukuh Gulang Cilik, Desa Jepang Pakis, Kecamatan Jati. Pada kesempatan ini, kajian diisi oleh Ustaz Sholahuddin.

Ketua PR IPPNU Jepang Pakis, Tamiyal Wafa mengaku bahwa sosoknya dipilih karena sudah dikenal masyarakat setempat serta dinilai mampu menyampaikan materi secara komunikatif.

“Beliau sudah lama mendampingi kami di IPNU-IPPNU Jepang Pakis. Saya rasa penyampaiannya mudah dipahami berbagai kalangan, komunikatif, bahkan diselingi guyonan sehingga suasana santai tetapi tetap dapat ilmunya,” jelas Tamiyal.Selasa (24/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa kegiatan Ngaji Sore merupakan salah satu program Departemen Dakwah yang berangkat dari penguatan spiritual bagi para pelajar NU dan masyarakat dalam memperdalam ilmu agama sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.

“Kegiatan ini sebagai wadah yang bisa meningkatkan ukhuwah dan jiwa spiritual. Momentum Ramadan kami manfaatkan untuk mengharap berkah dan pahala,” ujarnya.

Tamiyal pula menambahkan, lokasi kegiatan Ngaji Sore tidak dipusatkan di satu tempat saja, melainkan bergilir di mushola dan masjid Jepang Pakis.

“Dengan berpindah-pindah lokasi, kami ingin meramaikan mushola dan masjid dukuh setempat sebagai bentuk silaturahim, serta memperkenalkan kepada masyarakat luas mengenai kegiatan-kegiatan di IPNU-IPPNU,” tambahnya.

Diikuti oleh sedikitnya 50 jamaah, Ketua IPPNU tersebut berharap kegiatan ini mampu mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan rasa syukur saat berbuka puasa bersama, sekaligus memperkuat nilai spiritual masyarakat dan para pelajar NU melalui mauidhoh yang telah diberikan.

Menurutnya, respons jamaah terhadap kegiatan ini sangat baik. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya jamaah yang hadir dan minat mereka untuk kembali mengikuti pengajian pada selasa berikutnya.

Selain itu, Tamiyal juga menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kaderisasi agar anggota PR IPNU-IPPNU Jepang Pakis semakin kuat dalam pemahaman nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

“Saya ingin anggota kami tidak mudah goyah oleh berbagai paham yang berkembang di masyarakat. Selain itu, kegiatan ini sekaligus wadah bagi pelajar NU agar terbiasa membaca kitab kuning sehingga intelektual dan akhlak kita dapat semakin baik,”harapnya.

Rangkaian kegiatan Ngaji Sore dimulai pukul 16.30 WIB dilanjutkan mauidhoh hasanah, ditutup dengan doa, dan berbuka puasa bersama sehingga suasana kebersamaan terasa semakin kuat.

[Alya Zykratul Rahma, Mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Prodi KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), UIN Sunan Kudus]

Comments