NU Peduli Kudus Salurkan 11.894 Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Banjir

0
880
Penyaluran Bantuan NU Peduli Kudus oleh para relawan, Ahad (14/02/21).

KUDUS, Suaranahdliyin.com – NU Kudus Peduli menyalurkan 11.891 paket sembako masing-masing senilai kurang lebih Rp. 50.000,- kepada warga terdampak banjir di empat kecamatan, yakni Mejobo, Jati, Kaliwungu dan Undaan. Penyaluran paket sembako tersebut dilaksanakan secara bertahap oleh masing-masing MWC setempat.

Menurut jadwal yang beredar di kalangan relawan NU Peduli, penyaluran bantuan tersebut sudah mulai dilaksanakan pada Jumat (12/02/21) untuk wilayah Kecamatan Jati. Kemudian disusul oleh Kecamatan Mejobo dan Kaliwungu pada Ahad (14/02/21) dan untuk Kecamatan Undaan akan dilaksanakan pekan depan, Ahad (21/02/21).

Ketua NU Peduli, H. Sarmanto Hasyim menyebutkan bantuan ini merupakan hasil dari donasi yang diberikan oleh masyarakat NU se-Kabupaten Kudus. Mulai dari yang berupa bantuan makanan, sembako maupun uang, semuanya dikumpulkan oleh Lazisnu Kabupaten Kudus kemudian disamaratakan penyalurannya dalam bentuk paket sembako ini.

“Total bantuan terkumpul ada sekitar Rp. 347.000.000,- yang berupa uang, selebihnya berupa barang yang tak terhitung banyaknya,” terang H. Sarmanto.

Sarmanto menambahkan, untuk alokasi pembagiannya disesuaikan dengan data kepala keluarga (KK) dari desa terdampak. Seperti halnya Kecamatan Jati yang mendapat alokasi 3.200 paket, Kecamatan Kaliwungu mendapat alokasi 3.230 paket, Kecamatan Mejobo mendapat 2.850 paket dan Kecamatan Undaan mendapat 2.607 paket.

“Jumlah itu masih ada kemungkinan bertambah karena ada beberapa desa yang datanya belum fiks,” ujar dia.

Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Kudus, H. Agus Hari Ageng, M.Pd., mengapresiasi langkah para relawan yang tergabung dalam NU Peduli kali ini. Ia juga berterima kasih kepada masyarakat Kabupaten Kudus yang menyalurkan donasinya melalui NU Care-LAZISNU sehingga bisa terkumpul dan tersalur secara kolektif.

“Sudah semestinya dalam misi kemanusiaan ini kita menghilangkan ego, tidak pandang bulu. Kebetulan ada saudara kita yang mengungsi di gereja juga kita kunjungi dan bantu. Semoga ini akan semakin menjadi perekat ukhuwah basyariyah, perdamaian untuk kehidupan berbangsa dan bernegara,” paparnya. (rid, adb/ ros)

Comments