
KUDUS,Suaranahdliyin.com – Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MI NU) Salafiyah Gondoharum Jekulo Kudus terus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama. Setiap tanggal 22, MINU Salafiyah melaksanakan Program Aku Suka Sedekah (PASS) di kalangan seluruh peserta didik, wali murid, guru, serta keluarga besar MI NU Salafiyah
Pada momentum PASS bulan Januari oni madrasah mengintegrasikannya dengan kegiatan penggalangan dana peduli banjir Kudus. Kegiatan ini sebagai bentuk solidaritas kepada warga yang hingga kini masih terdampak banjir dan mengalami genangan di rumahnya.
Kepala MI NU Salafiyah, Naning Idha Rodliyah, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa PASS merupakan program unggulan madrasah dalam menanamkan karakter gemar bersedekah.
“Kami ingin anak-anak terbiasa berbagi sejak dini. Melalui PASS yang dikaitkan dengan respon bencana, peserta didik belajar bahwa sedekah adalah solusi nyata untuk membantu sesama,” jelasnya.
Dari kegiatan tersebut, MI NU Salafiyah berhasil menghimpun dana sebesar Rp1.516.000, yang kemudian disalurkan melalui NU Peduli MWCNU Jekulo untuk mendukung program pasca bencana.
Ketua NU Peduli MWCNU Jekulo, Rois, menyampaikan apresiasi atas inisiatif madrasah.
“Kami sangat mengapresiasi MI NU Salafiyah yang konsisten membangun budaya peduli. Donasi ini akan kami manfaatkan untuk kebutuhan pemulihan warga terdampak banjir,” ujarnya.
MI NU Salafiyah sebelumnya juga telah melakukan penggalangan dana untuk membantu korban banjir bandang di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, sehingga menunjukkan keberlanjutan komitmen kemanusiaan madrasah.
Melalui kegiatan ini, MI NU Salafiyah menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mengembangkan aspek akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan kepedulian sosial.(agus khoirunniam/adb)








































