Mbah Ubaid: Khidmah NU Tak Sekadar di Bidang Diniyah

0
300
Ketua LPPNU PWNU Jateng H Suroso Abdurrozaq menyerahkan secara simbolis beras hasil petani Nahdliyin Albarokah kepada Ketua PCNU Kota Semarang, KH Anashom

SEMARANG, Suaranahdliyin.com – Sebagai organisasi yang didirikan para ulama, Nahdlatul Ulama (NU) mengasuh para santri dan jama’ah agar mendapatkan keberkahan dunia dan akhirat. Untuk itu, diperlukan keseimbangan ikhtiar lahir batin, agar NU tetap bermanfaat fi al-darain.

Rais Syuriah PWNU Jateng, KH Ubaidillah Shodaqoh (Mbah Ubaid), mengutarakan hal itu dalam silaturahmi PCNU se eks Karasidenan Semarang bersama PWNU Jateng di Kantor PCNU Jl Puspogiwang, Kota Semarang.

“Kami bersyukur karena semangat (ghirah) para pengurus MWCNU hingga tingkat Ranting dan Anak Ranting dalam berkhidmat kepada ummat, semakin meningkat. Memang kebanyakan buah itu ada pada Ranting,” tuturnya.

Menurutnya, khidmah NU kepada masyarakat tidak hanya di bidang diniyah (keagamaan) saja. “Juga ijtima’iyah (kemasyarakatan) seperti pendidikan, pertanian, perekonomian dan sosial, guna memperkuat akidah ahlussunah wal jama’ah,” jelasnya.

Ketua PWNU Jateng, KH Muzamil, mengatakan, bahwa kehadiran NU sendiri tidak bisa dipisahkan dari kehidupan ummat, karena faktor kepemimpinan ulama yang senantiasa berusaha mewujudkan kemaslahatan umat.

Pada kesempatan itu, peserta silaturahmi sepakat memperkuat bidang pertanian dan koperasi agar terus dijalankan hingga tingkat Ranting NU. “Koperasi kan tidak hanya simpan pinjam, bisa juga bergerak di bidang produksi, pemasaran, dan sebagainya,” terangnya.

Hadir dalam kesempatan itu, KH Ubaidillah Shodaqoh, KH Muzamil dan jajaran pengurus PWNU Jateng seperti KH Imam Sya’roni, KH Munif, KH Nasrullah Afandi, Dr KH Mahsun Mahfudz, KH Hudalloh Ridwan, H Sohib, H Abdul Jalil, H Suroso, H Khumaidi, Gus Fad, dan Rais Syuriyah dan Ketua PCNU, RMI NU, LPPNU dan LPNU se eks Karesidenan Semarang. (*/ ibd, rid, ros)

Comments