KH. Shodiq Dimyati: Jaga Ketenteraman Beragama dan Keutuhan Negara

0
412
Jamaah menyimak tausiyah KH. Shodiq Dimyati

BOYOLALI, Suaranahdliyin.com – PAC Fatayat Wonosegoro menggelar Selapanan di kediaman pasangan Ngatiman dan Dwi Prastiati di Dukuh Suruhan, Desa Karangjati, Wonosegoro, Sabtu (14/12/2019) siang lalu.

Selapanan dihadiri di antaranta Kiai Yahya (Ketua MWC NU), Kiai M. Bulkin MS (Sekretaris), ; Muh Mustain (Ketua PR GP Ansor Karangjati), Siti Khasanah (Ketua PAC Fatayat) dan ratusan kader NU lain.

Rois Syuriyah MWC NU Wonosegoro, KH. Shodiq Dimyati, dalam tausiyahnya menyampaikan, bahwa Nabi Muhammad adalah asyraful anbiya wal mursaliin, sehingga umatnya disebut sebagai asyraful ummah.

“Sebelum Allah menciptakan alam semesta, nama Ahmad (Muhammad) sudah bersanding dengan nama Allah Subhanahu wa ta’ala di Arsy,” terang KH. Shodiq Dimyati di depan para jamaah dan kader NU yang hadir.

Dia menambahkan, keistimewaan umat Nabi Muhammad, di antaranya kelask akan masuk surga mendahului umat para Nabi sebelum Nabi Muhammad, sehingga umatnya harus banyak bersyukur atas karunia ini.

‘’Saya berpesan, supaya NU dan warganya tetap menjaga (ketenteraman) beragama dan keutuhan negara ini,’’ tegas KH. Shodiq Dimyati.

Sedang Kiai Yahya, sebelum kesempatan memberikan sambutan, mengamini apa yang disampaikan KH. Shodiq. ‘’Selain pesan-pesan yang telah disampaikan KH. Shodiq Dimyati, saya juga meminta warga NU untuk bekerja keras meningkatkan kemandirian, baik secara ekonomi pribadi maupun pembiayaan organisasi,’’ ujarnya. (sis/ ros, adb, rid)

Comments