Digelar Sederhana
Harlah ke – 51 SMA NU Al-Ma’ruf Kudus

0
251
SMA NU Al-Ma’ruf Kudus

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Kamis (10/9/2020) lalu, Sekolah Menengah Atas Nahdlatul Ulama (SMA NU) Al-Ma’ruf Kudus genap berusia 51 tahun. Hari Lahir (Harlah) Sekolah NU yang berlokasi Jl AKBP Agil Kusumadya No 2 Kudus ini diperingati secara sederhana.

Pengurus, guru dan siswa mengawali harlah dengan berziarah ke makam makam wali ulama dan pendiri SMA NU Al-Ma’ruf Kudus pada Rabu (8/9/2020). Di antaranya, Sunan Kudus, KH. R. Asnawi, KH. Arwani Amin, H. Ma’ruf, H. Muslihan HN dan H. Baidlowi, KH. Daenuri, KH. Munawar Cholil, KH. Shonhaji HN dan H. Munaidi.

“Kamis paginya khatmil Qur’an di aula sekolah. Pukul 08.00 WIB, khatmil Qur’an dilakukan siswa dan pukul 10.00 WIB oleh bapak ibu guru,” terang guru SMA NU Al-Ma’ruf, Abdul Latie, kepada Suaranahdliyin.com.

Kepala sekolah, Anas Ma’ruf, mengatakan, momentum harlah ke-51 memiliki makna penting karena di dalamnya terkandung kobaran semangat untuk meneruskan dan merealisasikan cita- cita para muassis (pendiri) sekolah ini.

“Panji- panji sekolah yang berasaskan Islam Ahlussunnah Wal Jamaah Annahdhiyyah senantiasa kami perjuangkan dengan sekuat tenaga dan sepenuh hati sehingga amanat dan cita- cita para pendiri sekolah ini, InsyaAllah terealisasi,” ujarnya.

Sebagai generasi penerus, Anas bersama elemen SMA NU Al-Ma’ruf berkomitmen terus membangun soliditas dan kekompakan dalam mewujudkan visi dan misi sekolah. Harapannya, akan terwujud sebuah kampus islami dan selalu eksis di era kesejagadan ini.

“Kami bertekad menghasilkan generasi- generasi beriman, berakhlak karimah, cerdas,  berkarakter, dan memiliki sosial soft skill yang memadai,” tandasnya.

Anas menegaskan senantiasa mendedikasikan diri di lini pendidikan dan berupaya mengakomodasi kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan. “Itu semua bermuara pada satu tujuan, yaitu terwujudnya generasi islami, kompeten, dan mampu bersaing di era modern ini,” lanjutnya.

Untuk mengimplementasikan harapan itu,  SMA NU Al Ma’ruf Kudus kini membuka tiga program studi pilihan. Yakni, program bahasa, ilmu Bahasa dan budaya, program MIPA, dan program IPS. Selain itu, sekolah dengan sebutan green campus ini, telah membuka program baru yaitu Kelas Khusus Olahraga (KKO) mulai tahun pelajaran 2020/2021.

“Hal ini juga dimaksudkan agar keberimbangan antara prestasi akademik dan non akademik akan terus terjaga,” terangnya. (adb/ros)

Comments