Habib Luthfi Sebut Orang Yang Suka Diatur Akan Aman

0
337
Habib M. Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya saat Kliwonan, Jumat (14/06/19).

PEKALONGAN, Suaranahdliyin.com – Rais Aam Jam’iyyah Ahli Thariqah Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya menyebutkan amannya seseorang yang suka diatur. Maksudnya yaitu, seseorang tersebut selalu taat aturan Allah SWT dan Rasul-Nya, tidak membuat aturan semaunya sendiri.

Demikian itu dijelaskan oleh Habib Luthfi dalam Majelis Dzikir dan Pengajian Rutin Kliwonan di Kanzus Sholawat Kota Pekalongan, Jumat (14/06/19). Dalam kesempatan itu, Habib Luthfi menjelaskan sebaiknya orang tidak hanya taat, tapi juga ridla terhadap aturan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT melalui ajaran Baginda Nabi Muhammad SAW.

“Kalau orang terima dengan aturan Allah itu aman. Berdoa itu dalam rangka menjalankan perintah, bukan ingin menghindari aturan Allah SWT, jangan salah paham,” jelasnya.

Ketua Forum Ulama Sufi Sedunia itu mencontohkan orang yang sedang sakit akan sembuh manakala mau mengikuti aturan sesuai ilmunya, bukan seenaknya sendiri. Begitu juga dalam hal ibadah, sejatinya manusia tinggal mengikuti aturan Allah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

“Tidak cukup terima tapi juga Ridla terhadap aturan Allah. Kalau sudah hatinya ridla, isinya enteng. Tinggal diatur, melalui baginda Nabi,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Habib Luthfi menganjurkan kepada jamaah untuk berdoa supaya hidupnya diatur oleh Allah SWT agar mendapat keberuntungan di dunia hingga akhirat.

“Selain berdoa agar ditetapkan iman dan ihsan kita berdoa juga supaya diatur oleh Allah dan mendapat keberuntungan di dunia sampai akhirat,” pintanya.

Yang kedua, lanjut Habib Luthfi, minta supaya hidupnya dicukupi oleh Allah SWT. Cukup dalam arti kebutuhan duniawinya maupun dalam artian di akhiratnya kelak.

“Yang ketiga, minta supaya diselamatkan oleh Allah SWT di dunia sampai akhirat,” katanya yang diamini ribuan jamaah yang hadir memadati area Kanzus Sholawat Jl. Dr. Wahidin, Nyontaan, Kota Pekalongan itu.

Seperti biasanya, usai pengajian ribuan jamaah itu langsung berjibun mengelilingi Habib Luthfi dan mengantre untuk bisa bersalaman dengan salah satu Mustasyar PBNU itu. Majelis rutin ini dimulai pada pukul 06.00 WIB dengan pembacaan maulid oleh Grup Hadroh Az-Zahir dilanjutkan dengan mujahadahan yang dipimpin langsung oleh Habib Luthfi bin Yahya. (rid/adb)

Comments