Gus Aun Tegaskan GP Ansor Adalah Agen Perdamaian

0
555
Wakil Sekjen PP GP Ansor Gus Aunullah A’la menjadi pembicara Talk Show di Wonosobo

WONOSOBO, Suaranahdliyin.com – Meski sering diterpa isu dan fitnah dari pihak yang ingin memprovokasi, pemuda Ansor harus mampu menahan diri untuk tetap fokus pada tujuan. Sebab, GP Ansor adalah agen perdamaian.

Demikian yang ditegaskan Wakil Sekjen Pimpinan Pusat GP Ansor Gus Aunullah A’la Al Habib saat menjadi narasumber talkshow Orientasi Gerakan Pemuda Ansor: Konsolidasi Gerakan Menuju Kemandirian Organisasi dan Transformasi Media Juang dalam acara  Pelantikan dan Rakerancab PAC. GP. Ansor Kec. Kepil Kabupaten Wonosobo di Balai Kelurahan Kepil, belum lama ini.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Huda Doglo, Boyolali yang akrab disapa Gus Aun ini mengatakan saling bermusuhan atau berperang bukanlah jalan perjuangan yang relevan lagi saat ini. Pemuda Ansor ke depan harus bisa berkontribusi kepada bangsa Indonesia dan dunia, menebarkan kedamaian

“Karena kedamaian adalah satu-satunya jalan kita untuk hidup.’’ tegasnya.

Ia menekankan GP Ansor dan Banser harus solid dan paham akan tujuan organisasi, tidak terpecah belah. Terlebih lagi, GP Ansor adalah organisasi yang punya pimpinan.

“Jadi apapun itu kebijakan organisasi ya harus dipatuhi, bukan patuh pada yang lain-lain. Harus solid dan bergerak bersama jangan membuat gerakan sendiri-sendiri ,’’tandasnya.

Di akhir penyampaiannya, Gus Aun menyampaikan pokok orientasi gerakan yang harus menjadi pondasi utama program kerja GP Ansor.

‘’Ada empat hal yang utama, pertama Ansor adalah organisasi pemuda yang islami dan dekat dengan ulama dan pesantren. Kedua kader Ansor harus menguasai media dan tidak mudah terprovokasi. Ketiga Ansor harus melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan. Terakhir GP Ansor harus solid dalam urusan kebangsaan ’’paparnya.

Acara talk show tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang dimulai dari pelantikan dan ditutup dengan rapat kerja anak cabang yang diselenggarakan oleh PAC GP Ansor Kec. Kepil Kab. Wonosobo. (Ibd/adb)

Comments