Digelar, Webinar dalam Rangkaian Konfercab PCINU Lebanon

0
204
KH Yahya Cholil Staquf, salah satu narasumber webinar

LEBANON, Suaranahdliyin.com – Selasa (18/8/2020) kemarin, PCINU Lebanon menyelenggarakan webinar pra Konfercab, dengan mengusung tema “Sejarah, Peran dan Potensi Pergerakan di PCINU Seluruh Dunia”.

Sejumlah pakar yang didaulat sebagai narasumber adalah Katib Amm PBNU KH. Yahya Cholil Staquf, KH. Imron Rosyadi (Rois Syuriah PCINU Tiongkok) dan Gus Irwan (intelektual muda NU dan mantan Lakpesdam PCINU Mesir).

Digelar via zoom serra live streaming di NU Channel dan Facebook NU Lebanon, webinar yang dibuka UstazHamid Hodir (Ketua Umum PCINU Lebabon), itu diikuti oleh puluhan peserta baik perorangan maupun perwakilan dari PCINU maupun PCNU lainnya.

KH Yahya Cholil Staquf, pada kesempatan itu mengisahkan sejarah diinisiasinya PCINU pada era 2.000-an, yang saat itu NU di bawah kepemimpinan KH Hasyim Muzadi.

“Tujuanmya untuk menyiapkan kader yang siap berkhidmah pada NU di masa depan, sebagai suatu wadah pemersatu para santri NU di luar negeri, dan tempat konsolidasi antara NU pusat dengan NU luar negeri,” jelasnya sembari mengingatkan urgensi NU berkontribusi dalam percatutan dunia Islam di level internasional, seperti dalam bidang politik dan diplomasi antarnegara.

Gus Irwan membuka paparan dengan mengulas filosofi lambang NU. Menurutnya, lambang itu mengingatkan para kader NU untuk berpikir dan berkontribusi di skala internasional, namun tak melupakan isu-isu nasional, khususnya perjuangan NU di pedesaan yang merupakan basis mayoritas warga NU.

“Perjuangan NU di desa-desa -khususnya luar Jawa- sangatlah sulit, karena banyak kendala, mulai dari minimnya kader hingga kendala keuangan. Maka diperlukan pendataan kader-kader potensial dan tempat-tempat strategis, sehingga tidak ada SDM yang tidak termanfaatkan,” katanya.

KH. Imron Rosyadi, menyampaikan tentang sepak terjang NU di kancah politik dan diplomasi internasional. Dia menyebut Gus Dur sebagai kader NU yang mempunyai pandangan panjang dan luas tentang bidang ini.

“Saya pernah diberi informasi Ning Yenny Wahid, bahwa suatu ketika Amerika bertanya tentang siapa Rois Syuriah PCINU Tiongkok, yang dinilai berani memberikan informasi berbeda dengan media mainstream Barat tentang Uighur,” katanya.

Sementara itu, webminar ini merupakan rangkaian dari Konfercab PCINU Lebanon yang mengusung tema “Manhaj Ulama Syam dan Pengaruhnya Terhadap Peneguhan Ahlussunnah wal Jamaah di Bumi Nusantara.” (irfan afendi dan maulana albarizi/ ros, adb, rid)

Comments