Bekali Arah Studi Peserta Didik, MA NU Miftahul Falah Gelar Mini Expo dan Seminar Motivasi

0
222
Siswa siswi antusias melihat Mini Expo.yang diadakan di.madrasahnya.

KUDUS,Suaranahdliyin.com – Dalam rangka kesiapan dan meningkatkan motivasi studi lanjut peserta didik, Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MA NU) Miftahul Falah Cendono, Dawe, Kudus kembali mengadakan Mini Expo sekaligus Seminar Motivasi. Kegiatan berlangsung lancar di aula indoor MA Miftahul Falah pada Ahad (18/1/2026).

Sebagai peran serta Bimbingan Konseling (BK) MA dalam memberikan pelayanan informasi terkait jalur masuk perguruan tinggi maupun pondok pesantren, Mini Expo hadirkan 24 perguruan tinggi dan 6 pondok pesantren dari seluruh Indonesia.

Tak hanya menyasar peserta didik kelas XII sebagai fokus utama, Mini Expo dan Seminar Motivasi turut menarik antusiasme peserta didik kelas X dan XI. Melalui kegiatan tersebut, mereka diharapkan dapat termotivasi, memiliki arahan, dan mulai mempersiapkan langkah sejak dini dalam memasuki kampus impian.

Kepala MA NU Miftahul Falah, Moh. Ali Nuhin menyampaikan terdapat tantangan yang dihadapi peserta didik dalam melanjutkan pendidikan menuju perguruan tinggi maupun pondok pesantren.

“Salah satunya faktor keterbatasan ekonomi keluarga,”ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya menghadirkan dua narasumber dari kalangan akademisi dan pondok pesantren dalam Seminar Motivasi. Yakni Ferdi Arif Saputra, Mahasiswa Biologi Universitas Gajah Mada (UGM) dan KH. Ahmad Bahruddin, Pengasuh Pondok Pesantren Tasywiqul Furqon, Kajeksan, Kota Kudus.

“Ini sebagai respons dari tantangan peserta didik yang ingin tetap melanjutkan perguruan tinggi namun memiliki keterbatasan ekonomi keluarga. Menghadirkan 2 narasumber dari kalangan akademisi dan pondok pesantren.”terangnya

Guru BK M. Naili Rizki Setiawan menambahkan kedua narasumber memiliki latar belakang yang hebat. Walaupun dengan keterbatasan ekonomi, masing-masing memiliki keinginan, tekad, ketekunan, dan restu orang tua.

“Dengan upaya mandiri dalam mencari penghasilan, mereka akhirnya mampu meraih cita-cita yang di impikan.”terangnya.

Hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi peserta didik MA NU Miftahul Falah.  “Untuk memulai kuliah atau mondok, kebutuhan finansial dapat kita usahakan selagi punya niat, tekad, ketekunan. Terpenting adalah mendapat restu orang tua,” KH. A. Bahruddin menuturkan.

Ferdi Arif Saputra dalam seminarnya berpesan, “Jika kita punya keinginan, belajarlah percaya diri. Mulailah untuk mencapai apa yang kita inginkan,” tandasnya.

[Alya Zykratul Rahma, Mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Prodi KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), UIN Sunan Kudus]

Comments