KKMTs Kabupaten Tebo Jambi Studi Tiru di MTs NU TBS Kudus

0
176
Kepala MTs NU TBS Kudus (kiri) berbagi suvenir dengan KKMTs Kabupaten Tebo Jambi

KUDUS,Suaranahdliyin.com – Rombongan Kelompok Kerja Kepala Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) seluruh Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi bertandang ke MTs NU TBS Kudus Ahad pagi (28/1/2026). Perjalanan jauh yang dimulai pada hari Kamis (15/01/2026), tergantikan dengan sambutan hangat dari jajaran Masyayikh dan Kepala Madrasah MTs TBS Kudus.

Ketua rombongan KKMTs Hari Pamuji,  menyebutkan jika niatnya mengunjungi MTs TBS Kudus selain silaturahim memang untuk mencari inspirasi baru untuk instansi masing-masing. “Setidaknya dari oleh-oleh inspirasi tersebut, bisa diaplikasikan di Instansi agar menuju ke arah yang lebih baik”, katanya.

Pamuji, sapaan akrabnya, sebenarnya cukup terkesan dengan perkembangan fasilitas dan kurikulum yang diajarkan di MTs NU TBS Kudus. Kombinasi antara kurikulum salaf dan kurikulum Kementerian berjalan beriringan tanpa ada yang dikurangi bobotnya.

“Semoga kami di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi dapat inspirasi penting untuk memajukan madrasah kami. Dengan Studi Tiru ini kami mendapat oleh-oleh yang baik melebihi ekspektasi kami ketika berangkat,”harapnya.

Sementara itu, dari MTs NU TBS Kudus, menyambut baik kunjungan KKMTs se-Kabupaten Tebo ini. Salim, Kepala Madrasah MTs NU TBS Kudus, mengatakan jika kunjungan ini juga penting bagi instansinya.

“Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak,”ujar Salim.

Ia menegaskan keterbukaan kolaborasi akan bermanfaat bagi instansinya untuk saling bertukar pikiran. “Kita tidak bisa berpuas diri dan mengira pada tahap ini kita sudah bangga. Karena sejatinya, merasa puas inilah yang bisa jadi menjadi batu sandungan untuk bisa terus belajar”, terangnya.

Selain kolaborasi, Salim menekankan pentingnya pondasi sebagai pemajuan madrasah. Pondasi itu berupa Visi dan Misi Madrasah.

“Visi MTs TBS ditekankan pada tiga piar utama, yaitu, IMTAQ, IPTEK dan Prestasi”imbuhnya.

Rombongan KKMTs Kabupaten Tebo foto bersama saat studi tiru di MTs NU TBS Kudus

Disampaikan, adanya pembelajaran salaf dan kitab kuning, kata Salim, menjadi indikator penguatan religius dan kemandirian spiritual siswa. Kepemahaman spiritual tiap-tiap siswa mendongkrak Iman dan Taqwa di dalam kepribadian masing-masing individu.

“Sedangkan indikator pengaplikasian teknologi mendorong kecakapan pada pemahaman literasi digital. Sementara Prestasi adalah hasil kematangan rancangan pilar IMTAQ dan pilar IPTEK yang secara otomatis akan berpengaruh terhadap perkembangan prestasi.”ungkapnya.

Acara yang dihadiri KH M Arifin Fanani, KH Hasan Fauzi dan KH Drs Hasan Bisri tersebut berlangsung sangat menyenangkan bagi rombongan KKMTs Kabupaten Tebo.

Artho Budhi, salah satu rombongan tersebut berkomentar, jika kunjungan ini sangat berkesan baginya. “Sangat menyenangkan sekali bisa berkunjung ke MTs TBS. Semoga semangat kami di daerah Kabupaten Tebo, mampu menyerap energi positif dari MTs TBS ini,”ucapnya.(mail/adb)

Comments