
KUDUS, Suaranahdliyin.com – Meski baru beberapa bulan terbentuk, Grup Rebana El-SaFa milik Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU Padurenan Gebog Kudus sudah mulai tampil di depan publik. Di penghujung tahun 2025 lalu, Rebana El-SaFa mendapat undangan mengisi acara walimatul khitan di rumah warga.
“Alhamdulillah, El-SaFa sudah mampu menampilkan lagu salawatan/qasidah yang mengesankan di hadapan tamu undangan,”tutur ketua PR Fatayat NU Padurenan Mufarrikhah kepada Suaranahdliyin.com, kemarin.
Mufarrikhah menjelaskan Grup Rebana El-SaFa terbentuk pada Agustus 2025 Dinama El-SaFa kependekan dari “Sahabat Fatayat” lantaran semua pemainnya anggota Fatayat NU Padurenan.
“Meski berumur 5 bulan, kami sudah menguasai lebih dari 10 lagu lama maupun lagu yang baru hits. Bahkan kami sudah berani melayani request lagu dari tuan rumah maupun tamu undangan,”katanya.
Ia mengatakan pembentukan rebana menjadi salah satu program Fatayat NU Ranting Padurenan bidang sosial seni dan budaya. “Harapannya, grup rebana ini bisa sebagai sarana untuk menyiarkan salawat Nabi Muhammad SAW dan qasidah lagu-lagu islami,”jelasnya.
Tujuan lainnya, imbuhnya, untuk melestarikan budaya dan tradisi islam, meningkatkan kebersamaan dan kekompakan anggota. Selain itu, untuk mengembangkan bakat dan minat anggota.
“Dengan niat syiar islam melalui lantunan sholawat dan lagu-lagu islami, Grup El SaFA ( Sahabat Fatayat ) Padurenan bisa lebih maju dan membuming.”harap Mufarrikhah yang terpilih kembali menjadi ketua PR Fatayat NU Padurenan masa khidmah 2026-2029.
Setelah mendapat undangan, Raban El-SaFa semakin percaya diri dan bertambah semangat latihan.
“Bila ada hajatan tasyakuran pernikahan atau walimahan lainnya, kami siap menerima undangan sebagai pengisi acara,”imbuh Mufarrikhah.(adb/ros).









































