Bank Sampah, Solusi Meminimalisasi Potensi Pencemaran Lingkungan

0
226
Salah satu kelompok bank sampah di Kabupaten Demak

DEMAK, Suaranahdliyin.com – Lima desa dari dua kecamatan di Kabupaten Demak, mendeklarasikan pembentukan bank sampah untuk meningkatkan perekonomian, Ahad (7/3/2021) kemarin.

Empat desa berada di Kecamatan Guntur (Desa Bogosari, Desa Tangkis, Desa Bakalrejo dan Desa Sarirejo). Sedang satu lagi yaitu Desa Wedung (Kecamatan) Wedung.

Menampung 296 anggota, kegiatan itu mengusung tema “Ayo Pilah dan Tabung Sampah Kita Menjadi Emas Permata di Hatimu”.

Agus Romli, inisiator sekaligus pendamping Desa Bogosari, Kecamatan Guntur, mengatakan, kegiatan ini untuk menumbuhkan kepedulian tehadao lingkungan, sekaligus untuk peningkatan perekonomian warga di tengah pandemi.

“Sampah tersebut akan bernilai ekonomis, jika masyarakatnya mampu mengelolanya dengan baik. Pastinya kami akan selalu memberikan edukasi dan pelatihan-pelatihan untuk mewujudkan desa yang ramah lingkungan, salah satunya menanam bunga menggunakan pot dari plastik bekas,” ujarnya.

Didampingi Abu Yahya Arozaq dan Aries Suprapti, Agus Romli, menyebutkan, kegiatan ini telah disetujui oleh kepala desa di masing-masing desa tersebut.

Kepala Desa Bogosari, Muhammad Makruf, mengutarakan, pihaknya menilai kegiatan ini sangat penting bagi warganya untuk memelihara lingkungan. “Masyarakat desa masih perlu pendampingan terkait pengelolaan sampah,” ungkapnya.

Saat ini, telah terbentuk kelompok bank sampah di empat desa di wilayah Kecamatan Guntur. “Sedang Kecamatan Wedung, bank sampah sudah berdiri di 14 desa,” lanjutnya.

Kusdarmawan, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah Limbah P3 dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak, menjelaskan, program bank sampah adalah upaya edukasi terhadap warga untuk mengelola sampah, dan meminimalisasi potensi pencemaran lingkungan.

“Ini adalah upaya kita bersama untuk meminimalisasi potensi pencemaran lingkungan dan menggerakkan perekonomian dari pengelolaan sampah. Saat ini, total ada 150 bank sampah di Kota Wali ini,” katanya. (sam/ adb, rid, ros)

Comments