Sosialisasi Empat Pilar, Dorong Penerapan Islam Ramah

0
1170
Anggota DPR RI, Fathan Subchi mengedukasi warga terkait empat pilar kebangsaan di Jepara

Jepara, Suaranahdliyin.com – Penerapan Islam ramah bisa mendorong penguatan kesadaran pentingnya empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal itu dikatakan oleh Anggota DPR RI, H. Fathan Subchi, dalam sosialisasi empat pilar di Kompleks Masjid Baitus Salam, Jepara, Senin (02/07/18).

Baca Juga : Sosialisasi Empat Pilar, Fathan Minta Generasi Muda Istiqomah Berkarya

Kata Fathan, ajaran Islam telah terkandung dalam empat pilar bangsa, yaitu, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Lebih jauh Islam bahkan menjadi tonggak dasar dalam penetapan lahirnya Pancasila dan Undang-Undang Dasar sebagai ideologi yang harus dirawat bersama.

“Indonesia yang majemuk ini didasari dengan nilai-nilai Islam yang sudah pas dan diterima semua kalangan, maka jangan mudah percaya dengan anggapan bahwa Indonesia tidak Islami dalam menjalankan roda pemerintahan,” tuturnya didepan 150 peserta sosialisasi.

Fathan menambahkan, sebagai agama mayoritas, Islam di Indonesia sudah seharusnya bisa menjadi rahmat bagi bangsa dan negara. Seperti yang telah diajarkan oleh para ulama terdahulu, khususnya Walisongo, Islam menjadi agama yang bisa mengayomi seluruh warga. Sebab itu pula akhirnya masyarakat tertarik belajar tentang Islam dan memeluknya sebagai sebuah kepercayaan.

“Di dunia, Islam Nusantara telah terkenal ramah karena bisa mengatur tatanan sosial pada masyarakat yang beragam ras, suku, etnis tanpa membeda-bedakan,” imbuhnya.

Senada, tokoh masyarakat setempat, K. Agus Salim, menambahkan kekuatan Indonesia justru sebab keragaman yang dimilikinya. Banyaknya suku, etnis, bahkan kepercayaan dan agama semakin memberi kesempatan bagi kita untuk saling belajar dan bertukar pengalaman.

“Untuk itu menjaga persatuan dan menghargai keragaman ini adalah kewajiban. Sosialisasi semacam ini harus terus digalakkan, utamanya kepada generasi muda Indonesia,” paparnya.(rls/rid)

Comments