Nahdliyin Margolinduk Demak Diskusikan Perkembangan NU Lewat Lailatul Ijtima’

0
456
Lailatul Ijtima diisi dengan Maulid Nabi

DEMAK, Suaranahdliyin.com – Lailatul Ijtima’ merupakan satu kegiatan Nahdliyin (sebutan warga NU) pada malam hari dengan kegiatan berkumpul dan pembahasan terkait kemaslahatan NU.

Lailatul Ijtima’ biasanya digelar pada pertengahan bulan tahun hijriah atau malam limolasan. Seperti yang diadakan di lingkungan warga nelayan Desa Margolinduk kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Selasa (4/7/2023). Lailatul Ijtima’ sudah ada sejak 2016 pada waktu padang bulan karena nelayan libur bekerja dan tidak pergi ke laut.

“Dulu kegiatan ini dilaksanakan dan diprogramkan dari musholla ke musholla dengan jamaahnya yang masih sedikit, hanya warga NU di sekitar musholla,” ujar Muhammad Rizik selaku pemuda desa Margolinduk, Selasa (4/7/2023).

Pada saat itu belum ada program pengisian kas, belum berseragam, dan belum ada kegiatan sosial seperti jenguk jamaah yang sakit dan takziyah.

“Sekarang lebih baik, untuk tempat difokuskan di masjid. Bertambahnya jamaah yang lebih banyak, dan sudah ada pengisian kas melalui infaq kotak pada saat kegiatan sehingga anggota Nahdlatul Ulama (NU) sudah mulai berseragam. Kegiatan sosial juga sudah mulai berjalan,” ujarnya.

Lailatul Ijtima’ dan Malam Limolasan di laksanakan di serambi masjid Al-Mubarok desa Margolinduk Bonang Demak, dan setiap bulan sya’ban diadakan pengajian umum. Acara ini dipimpin langsung oleh para kyai atau pengurus Nahdlatul Ulama (NU) ranting desa Margolinduk.

Kegiatan Lailatul Ijtima’ dan Malam Limolasan di ikuti oleh pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Ranting desa Margolinduk, dan Banom NU serta masyarakat desa Margolinduk.

“Setiap syawal diprogramkan pengajian dalam rangka halal bihalah dengan menghadirkan warga Nahdlatul Ulama (NU) dan Banom NU di ranting Margolinduk. Serta mengundang MWC dan pengurus ranting NU dari desa tetangga yang bersifat umum,” tambahnya. (Juwanita, Mahasiswa PPL Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Kudus) 

Comments