Doa Bersama dan Kepungan di Haul Mbah Yasin

0
457
Warga, kiai dan santri h adiri haul KH. Yasin Mbareng, kemarin.

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Rabu (11/1/2018) usai di Zuhur, makam KH. Yasin (Mbah Yasin) di kompleks makam Kiai Sanusi dipenuhi oleh warga, kiai dan santri yang berduyun-duyun datang dari berbagai desa, bahkan tak sedikit dari luar Kudus, datang menghadiri haul ke-65 pendiri Pondok Mbareng tersebut.

Sejumlah kiai hadir, antara lain Habib Hasan Ali Bunumay, KH. Sanusi Yasin, KH. Saiq Mahin, KH. Mujahid Dahlan, KH. Aniq Muhammadun dan KH. Aslam Muhammadun (Tayu, Pati), KH. M. Afif, Gus Lukman Sanusi, Gus Kholid Sanusi, Gus Islahul Umam, Gus M. Mujab dan lainnya. Nampak pula pada kesempatan itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muria Kudus (UMK), Dr. H. Mohammad Edris MM.

Para warga, kiai dan santri khusyuk berdoa dalam kesempatan itu. Usai doa, dilanjutkan dengan kepungan nasi berkah yang telah disiapkan secara bersama. Warga dan santri pun kemudian banyak yang sowan ke para kiai, antara lain ke ndalem KH. Sanusi dan ndalem (alm.) KH. Hanafi.

Sanusi menjelaskan, KH. Yasin, ayahandanya adalah pendiri Pondok Mbareng, yang didirikan sekitar 1923 M. ‘’ KH. Yasin memiliki nama asli Sukandar. Beliau wafat pada usia 63 tahun,’’ katanya.

Sementara para santri KH. Yasin, antara lain KH. Hanafi, KH. Muhammadun, KH. Hambali (Bejen), dan KH. Ahmad Basyir. Dua santrinya yang kemudian diambil menjadi menantunya, yaitu KH. Hanafi dan KH. Muhammadun.

Sedang putra-putri KH. Yasin, yaitu Nyai Nafisatun (istri KH. Muhammadun), Kiai Muhammad, Nyai Muslimah (istri KH. Hanafi) dan KH. Sanusi. (gie, ros)

Comments