Tidak Dibenarkan Agama, Mengabaikan Protokol Kesehatan dengan Dalih Ibadah

0
97
H. Robikin Emhas, Ketua Tanfiziyah PBNU (Foto. Dokumentasi Pribadi)

JAKARTA, Suaranahdliyin.com – Bulan suci umat Islam, Ramadan, sebentar lagi menyapa. Bulan yang memiliki banyak keutamaan, sehingga umat Islam, khususnya di tanah air, diminta bisa memanfaatkannya sebaik mungkin.

“Ramadan merupakan bulan yang memiliki banyak keutamaan. Oleh karena itu, saya berharap seluruh umat Islam dapat memanfaatkannya dengan meningkatkan amal ibadah, baik ibadah yang bersifat individual maupun sosial,” ujar H Robikin Emhas, ketua harian PBNU.

Dikatakannya, situasi pandemi saat Ramadan, menurutnya bukanlah halangan (untuk meningkatkan amal ibadah, red). “Justru dalam kondisi seperti ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dalam beribadah,” katanya.

Lebih lanjut H Robikin Emhas mengutarakan, bahwa Ramadan juga merupakan momentum yang tepat, untuk melakukan introspeksi dan pertaubatan global, seraya memohon pandemi segera berlalu.

“Terkait semua itu, perlu diperhatikan, bahwa menjaga kesehatan dan keselamatan manusia juga merupakan perintah agama. Untuk itu, pelaksanaan peribadatan di masa pandemi juga tidak boleh mendorong lahirnya kemudaratan pada diri sendiri maupun orang lain. Kaidahnya jelas, la dharara wa la dhirara,” tegasnya.

Untuk itu ia berpesan, agar umat mentaati protokol kesehatan. Mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan jaga jarak harus terus dipatuhi. Apalagi bagi yang melakukan tarawih berjamaah di tempat-tempat ibadah. Patuhi seluruh protokol kesehatan yang ditentukan pengelola tempat ibadah.

“Sebagai orang beriman kita meyakini, bahwa musibah atau tertimpa suatu penyakit, misalnya, merupakan ketentuan Allah. Namun agama mengajarkan manusia harus berusaha, baik sebelum musibah itu terjadi maupun setelahnya. Di situasi pandemi saat ini, caranya antara lain dengan menaati protokol kesehatan. Mengabaikan protokol kesehatan dengan dalih sedang beribadah, tidak dibenarkan agama,” tandasnya. (*/ adb, rid, ros)

Comments