MWC NU Dawe Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Longsor

0
87
Relawan NU Peduli menyerahkan bantuan kepada warga terdampak longsor

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Sebagai wujud khidmah dan kepedulian terhadap sesama, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) kecamatan Dawe bersama badan otonom NU, LAZISNU, dan LPBINU menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana longsor di sejumlah desa di wilayah setempat, . Melalui gerakan NU Peduli Dawe, penyaluran bantuan dilaksanakan pada 23–24 Januari 2026 dengan sasaran warga terdampak di Desa Colo, Kuwukan, Tergo, Ternadi, dan Soco.

Komandan Satkoryon Banser Dawe, Muhammad Chairil Wafa, menyampaikan bahwa setelah menerima informasi terjadinya bencana longsor, Banser Tanggap Bencana (BAGANA) turun ke lokasi guna melakukan asesmen pascabencana.

“Langkah awal yang kami lakukan adalah asesmen untuk mengetahui kondisi di lapangan, termasuk kerusakan infrastruktur dan bangunan warga, serta melakukan koordinasi awal apabila diperlukan pembersihan material longsor yang menghambat akses jalan maupun menutupi bangunan,” ujarnya kepada Suaranahdliyin.com, kemarin.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara relawan NU dengan masyarakat, pemerintah desa dan dinas terkait agar penanganan bencana dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Dijelaskan, MWC NU Dawe bersama Banom NU, LAZISNU, dan LPBINU yang tergabung dalam NU Peduli Dawe tim relawan yang terdiri dari pengurus NU dan Banom serta menginstruksikan seluruh ranting NU untuk menyisihkan sebagian rezekinya melalui penggalangan donasi bagi korban banjir dan longsor.

“Tim relawan NU Peduli Dawe bertugas menyalurkan atau mentasarufkan hasil donasi dari masyarakat dengan bekerja sama dengan NU dan badan otonom di tingkat anak cabang dan ranting,”jelasnya.

Ia menerangkan bantuan yang disalurkan berupa paket sembako serta bantuan uang tunai yang diperuntukkan pembelian material bangunan guna membantu perbaikan rumah dan bangunan warga yang mengalami kerusakan.

“Selain menyalurkan bantuan bagi korban longsor, NU Peduli Dawe juga melaksanakan kegiatan trauma healing bagi warga terdampak banjir di Posko Pengungsian Loram dan Posko DPRD Kudus.”ujarnya.

Kegiatan ini ditujukan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis korban, mengurangi rasa cemas, serta mendampingi korban, khususnya anak-anak.

“Harapannya, mereka (anak-anak) dapat kembali beraktivitas secara normal.” imbuh Wafa.

Sementara itu, Ketua Muslimat NU Ancab Dawe, Zumaroh, menyampaikan dukungan penuh dan apresiasi atas gerak bersama NU Peduli Dawe dalam aksi kemanusiaan tersebut. Ia mengaku terharu melihat kekompakan seluruh elemen NU dan badan otonom yang bersatu untuk membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah.

“Kita patut bersyukur karena MWC NU beserta seluruh Banom NU dapat bergerak secara lengkap dan solid. Meskipun nilai bantuan yang diberikan tidak seberapa, semoga membawa keberkahan dan manfaat bagi para penerima,” tuturnya.

Dikatakan, kegiatan NU Peduli Dawe merupakan wujud nyata khidmah warga NU kepada umat dan masyarakat. Ia berharap sinergi dan kebersamaan tersebut dapat terus terjaga dalam berbagai kegiatan ke-NU-an dan sosial kemasyarakatan ke depan.

“Semoga NU senantiasa berkibar di wilayah Kecamatan Dawe dan membawa keberkahan bagi kita semua, keluarga, dan dzurriyah kita. Mudah-mudahan kita dicatat sebagai santri Mbah Hasyim Asy’ari,”harap Zumaroh. (yuliana/adb)

Comments