Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur’an Nuridin Idris Ujian Munaqosah 30 Juz Qur’an

0
113
Seorang santri sedang diuji penguji dalam munaqosah juz 30 Al-Qur’an

BREBES,Suaranahdliyin.com – Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur’an Nuridin Idris dukuh Kedawon desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes menyelenggarakan ujian Munaqosah 30 Juz di uala pondok setempat, Ahad (3/5/2026). Disaksikan ribuan santri, empat santri yang sudah hafal 30 Juz diuji oleh tujuh penguji.

Tujuh orang penguji dari Brebes, Tegal dan Jakarta. Mereka adalah KH Khoeron Al Khafid Ketua JQH Kab Brebes, KH Miftahudin Al Khafid Ketua Badko LPQ Kab Brebes, KH Izzuddin Masruri Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah 2 Benda, KH Samsul Ma\u0027arif Ketua FKPP Kab Tegal , KH Mustholimi Alwiyani Pimpinan Majlis Dzikir dan Sholawat Rizkiyah dari Jakarta, KH Agus Minanurohman Ketua Yayasan Darussalam Suwuluh dan Akhmad Sururi selaku Ketua DPC FKDT Kab Brebes sekaligus sebagai Sekretaris MWC NU Wanasari Kab Brebes.

Dalam kesempatan tersebut, Pengasuh Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur\u0027an, KH. Nuridin Idris memberikan motivasi kepada seluruh santri yang hadir di aula tersebut.

“Kamu harus berbahagia tidak boleh mengeluh dalam menghafal Al-Qur’an. Dengan bahagia maka akan dipermudahkan dalam menghafalkan Al-Qur’an,”katanya.

KH Nuridin Idris mengatakan bahwa metode hafalan di Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur’an Nuridin Idris dengan inovasi dirinya yang jarang ditemukan di Pondok Pesantren lainya. Dirinya mendidik santrinya disamping mereka hafal Qur\u0027an juga menjadikan Qur’an sebagai perilaku dalam kehidupan sehari hari.

“Sebelum menghafal Qur’an ada hafalan pra juz dengan menghafal tahlil dan doa, wiridan bakda salat dan doa harian,”ujarnya.

Nama keempat santri yang merupakan siswa SMA kelas XII Tahfidzul Qur\u0027an Nuridin Idris ini adalah Vargas Bagus Santoso dari Randusari Kab Tegal, M Vian Maulana dari dari Sitanggal, M Aditya Raharjo dari Rengaspendawa Kec Larangan dan Nabil Zain Annadib dari Jembayat Kec Margasari Kab Tegal. Masing masing peserta mendapatkan pertanyaan dari seluruh penguji dengan melafalkan ayat , meneruskan ayat dan menjawab ayat tematik yang ditanyakan oleh pengurus.

“Pada tahun 2026 / 1447 yang lolos hafal 30 Juz menghafal Al-Qur\u0027an hanya 4 santri. Mereka menghafal Al-Qur\u0027an 39 juz dengan rentang waktu kurang lebih 2 tahun.\”imbuh KH. Nuridin Idris. (srr/adb)

Comments