Pertama Kali Digelar, Temu Penulis LP Ma’arif PWNU Jateng

0
322
Temu penulis dan seminar literasi LP Ma’arif PWNU Jateng

SEMARANG, Suaranahdliyin.com – Tim Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Lembaga Pendidikan Ma’arif PWNU Jateng menggelar seminar literasi bertajuk “Harmoni dalam Literasi” yang menghadirkan sastrawan Dr. S. Prasetyo Utomo, Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng KH Muhammad Muzammil, dan Ketua LP Ma’arif Jateng R Andi Irawan, M.Ag sebagai narasumber, Sabtu (29/5/2021) malam secara luring dan daring.

Pada kesempatan itu, Tim GLM mengundang 91 penulis terpilih dari tiga jenis karya yang dijadikan buku bunga rampai artikel-esai, antologi puisi dan cerpen pilihan. Mereka diundang dalam penganugerahan sekaligus temu penulis dan sastrawan bertajuk “Harmoni dalam Literasi” yang digelar oleh Tim GLM LP Ma’arif PWNU Jateng bertempat di Lantai III Gedung PWNU Jawa Tengah.

Kegiatan ini menjadi pertama kali yang berhasil dilaksanakan LP Ma’arif Jateng terkhusus bagi Gerakan Literasi Ma’arif (GLM), untuk mengumpulkan penulis-penulis terpilih yang berkontribusi di website LP Ma’arif PWNU Jateng.

Dalam seminar literasi yang dimoderatori oleh Hamidulloh Ibda itu, Dr. Prasetya Utomo menyampaikan bahwa ruang kehidupan budaya literasi adalah melalui membaca dan mencipta setelah membaca. Selain itu, literasi bukan hanya berhenti dalam membaca dan menulis, juga bisa menjadi “laku” bagi kehidupan, serta bagaimana memasukkan pembelajaran sastra sebagai “laku kehidupan” di pendidikan Ma’arif.

KH Muzammil, mengutarakan, literasi adalah ladang untuk beribadah karena sifatnya abadi. Secara substansial, menulis tidak melulu dikaitkan dengan hal yang materialistis, namun lebih dari itu. “Para ulama dahulu, menulis adalah bukti keikhlasan untuk menyebarkan ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Ketua LP Ma’arif PWNU Jateng R. Andi Irawan berpandangan, GLM di Ma’arif Jateng adalah pertama kalinya yang ada di Jawa, bahkan Indonesia. Temu Penulis dan sastrawan yang berkontribusi di LP Ma’arif Jateng, menjadi sinyal untuk terus mengembangkan budaya-budaya literasi.

Kegiatan itu akan diagendakan setiap tahun untuk menampung ide-ide dan sinergi program GLM yang disemarakkan oleh penulis se Nusantara. Hadir juga beberapa pengurus LP Ma’arif PWNU Jateng dan penulis dari Madura, Nganjuk, Jepara, Demak, Yogyakarta, Temanggung, Semarang dan lainnya. (ibda/ adb, ros, rid)

Comments