TPeserta jalan sehat membuang sampah pada tempat sampah

KUDUS,Suaranahdliyin.com– Dalam rangka memperingati Hari Santri 2026, ratusan kader NU dan badan otonom se-Kecamatan Kota Kudus mengikuti Jalan sehat dengan start-finish di Lapangan Gusjigang Qudsiyyah, Desa Kerjasan, Jum’at (20/10/2026).

Di sepanjang rute, peserta tidak hanya berjalan, tetapi juga memunguti sampah yang berserakan di jalan. Aksi ini bermanfaat untuk menjaga kebersihan lingkungan, mencegah sampah menyumbat saluran air, serta menumbuhkan kebiasaan peduli lingkungan di tengah masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan olahraga dan keagamaan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap alam.

‎Salah satu panitia, Elok Rinjani menjelaskan pihaknya juga menyediakan tempat sampah sebagai bentuk ikhtiar menjaga kebersihan lingkungan. “Kegiatan ini melibatkan banyak peserta, sehingga berpotensi memunculkan sampah selama acara berlangsung.” ujarnya.

“Dengan adanya tempat sampah, kesadaran peserta untuk membuang sampah pada tempatnya dan menjaga lingkungan tetap bersih bisa meningkat,”harapnya.
‎
‎Ketua panitia, Muhammad Tausi’ul Ilma menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi lebih dari sekadar seremonial Hari Santri. “Kami ingin peringatan Hari Santri tidak hanya menjadi kegiatan seremonial yang meriah, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan keteladanan. Bagi kami, menjaga lingkungan adalah bagian dari akhlak santri. Santri tidak hanya bertugas merawat tradisi dan menjaga negeri, tetapi juga merawat bumi sebagai amanah Ilahi,” tuturnya.

Ia berharap semangat peduli lingkungan ini tidak berhenti di lapangan kegiatan, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
‎
‎Dari sisi peserta, Fiki Akmila Dinak dari Pimpinan Ranting Langgardalem, yang juga aktif sebagai relawan peduli lingkungan, mengaku senang dengan terselenggaranya acara tersebut.

“Jalan sehat ini tidak hanya menyehatkan badan, tapi juga mengajak kita peduli lingkungan.kayanya.

Menuritnya, memunguti sampah itu kelihatan sepele, tapi kalau dilakukan bersama-sama dampaknya besar. Ia berharap kebiasaan ini tidak berhenti di acara jalan sehat.

“Semoga kepedulian terhadap sampah jadi kebiasaan sehari-hari, mulai dari membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi plastik, dan semoga acara serupa terus ada,”imbuhnya.

Jalan sehat diikuti pula pengurus MWCNU kecamatan Kota. Tampak juga anggota DPRD Kudus H. Muhtamat turut membersamai peasrta dari start hingga finish. .(Alfiyan, Halwa Nafisah/adb)

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here