Pengajian Peringati Haul Syeikh Abu Al-Hasan Asy-Syadzili dan Simbah Muh Idris

0
661
Para kiai dan habaib hadiri pengajian.

BOYOLALI, Suaranahdliyin.com – Kamis (27/6/2019) malam, Banser Boyolali melakukan giat pasukan pengamanan (PAM) pada pengajian maulid akbar dalam rangka Haul Syeikh Abu Al-Hasan Asy-Syadzili dan Simbah KH Muh Idris.

Dalam acara yang dilangsungkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Desa Kacangan, Kecamatan Andong itu, GP Ansor Boyolali mengerahkan tak kurang 300 anggota Banser dari Satkoryon Nogosari, Satkoryon Klego, Satkoryon Karanggede, Satkoryon Kemusu, Satkoryon Simo, Satkoryon Juwangi dan Satkoryon Wonosegoro.

Pengajian tersebut menghadirkan KH. Abdullah Sa’ad, pengasuh Ponpes Al-Inshof Karanganyar untuk menyampaikan tausiyah. Pada kesempatan itu KH. Abdullah Saad mengatakan, sejak Walisongo, Islam di Indonesia (Nusantara) sepakat untuk fiqih mengikuti Imam Syafi’i, tasawuf mengikuti Imam Al-Ghazali atau Imam Asy-Syadzili, aqidah mengikuti Imam Al-Asy’ari dan berpegang kepada kitab muktabarah.

‘’Selain itu, juga cinta kepada para ahlulbait, auliya, shalihin, serta ngalap berkah (tabarrukan) kepadanya, baik ketika masih hidup maupun setelah meninggal. “Ini (pesan) Mbah Hasyim Asy’ari,” tegas KH Abdullah. “Semoga kita mendapat keberkahannya,” lanjutnya. (heri, khafidh/ sis, ros)

Comments