PCNU Kudus : Jaga Aset-aset Nahdlatul Ulama

0
457
Sausana turba PCNU Kudus di MWCNU Kecamatan Gebog, kemarin

KUDUS,Suaranahdliyin.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kudus mengajak pengurus WMC dan Ranting untuk selalu menjaga aset-aset NU seperti masjid, musholla dan madrasah. Dengan demikian, aset-aset akan tetap dalam naungan Nahdlatul Ulama.

Demikian yang disampaikan wakil ketua PCNU Kudus H. Agus Hari Ageng dalam acara turba (turun ke bawah) PCNU ke Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gebog di gedung NU setempat, Ahad (29/9/2019) kemarin.

Ageng mengatakan upaya menjaga aset harus dilakukan dengan cara mmendata wakaf dan aset yang dimiliki NU. “Semua wakaf dan aset bisa terdata dan tersertifikasi lewat badan wakaf NU,”ujarnya.

Cara kedua, lanjut Ageng, melakukan labelisasi NU. Aset semacam masjid,madrasah, pesantren harus dilabeli sesuai lembaga NU yang menaunginya.

“Masjid dengan label Lembaga Takmir Masjid NU (LTMNU), Pondok pesantren labelnya RMI-NU dan lembaga pendidikan naungannya Ma’arif NU,”tandasnya.

Pada kesempatan itu, pihaknya mendorong agar selalu melaksanakan pertemuan atau koordinasi guna membicarakan program-program NU. Terkait hal ini, pengurus NU wajib patuh terhadap organisasi.

“Setiap pengurus struktural NU harus hadir setiap ada undangan dari atasannya. Bila ketua tidak hadir bisa harus mewakilkan pengurus lainnya,”imbuh Ageng.

Selain H. Agus Hari Ageng , hadir dari jajaran PCNU Kudus katib syuriyah KH. Amin Yasin. Dari MWCNU, hadir pengurus tanfidziyah,syuriyah, lembaga, badan otonom dan pengurus ranting NU se kecamatan Gebog.(adb/ros)

 

Comments