
PATI, Suaranahdliyin.com – Sebanyak 38 Grup Drumband TK-RA seluruh Kabupaten Pati memeriahkan hari lahir (harlah) ke-80 Muslimat NU, Ahad (19/4/2026). Mereka unjuk kreatifitas dalam ajang Festival Drumband TK-RA yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Muslimat Nahdlatul Ulama (YPMNU) Kabupaten Pati, di GOR Pesantren Kota Mona Tani.
Ketua YPMNU Kabupaten Pati sekaligus Ketua Panitia, Hj. Nur Laeli, S.Pd, mengungkapkan bahwa agenda rutin ini mengalami peningkatan partisipasi. Jika tahun sebelumnya diikuti oleh 33 peserta, tahun ini menjadi 38 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Pati.
”Festival ini tidak kami lombakan, tetapi semua peserta mendapatkan piala. Tujuannya agar anak-anak senang, bahagia, dan merasa bangga atas kemandirian serta kreativitas yang mereka tampilkan,” ujar Hj Nur Laeli.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, mulai dari Ketua Cabang Muslimat NU Pati, PAC Muslimat se-Kabupaten Pati, hingga para donatur yang telah memberikan dukungan materiil maupun tenaga demi kelancaran acara.
Ketua PC Muslimat NU Pati, Hj. Umi Hanik dalam sambutannya menekankan pentingnya peran pendidik dan orang tua sebagai Uswatun Hasanah (teladan yang baik). Menurutnya, pendidikan anak usia dini adalah kunci menuju Indonesia Emas.
”Melalui kegiatan ini, anak-anak dilatih terampil dan inovatif. Kita ingin mencetak generasi yang berkualitas, berakhlakul karimah, dan mampu membawa kemajuan bagi peradaban bangsa,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi antara aspek pendidikan dan kesehatan dalam tumbuh kembang anak.
Senada dengan hal tersebut, Plt Bunda PAUD Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra, yang hadir membuka acara, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan penuh pada pendidikan karakter sejak dini.
”Drumband bukan sekadar musik, tapi melatih irama, rasa percaya diri, kedisiplinan, kekompakan, hingga motorik kreatif. Inilah pondasi utama pembangunan SDM kita,” tegas Dwi Risma.
Ia juga berpesan kepada para orang tua dan guru untuk terus menumbuhkan karakter kuat pada anak-anak.
“Ini bukan soal siapa yang juara, tapi soal keberanian anak-anak untuk tampil. Mari kita dampingi mereka agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan percaya diri,” tandas dia.
Suasana GOR Pesantenan tampak semarak dengan dentuman drumband yang dibawakan dengan penuh semangat oleh para siswa TK-RA, mencerminkan optimisme masa depan generasi muda di Bumi Mina Tani.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU ini mengusung tema “Mengembangkan Keterampilan dan Kreativitas Menuju Kemandirian”.(Angga/adb)









































